Data Inflasi AS Turun, Harga Bitcoin Naik hingga USD66.000
Sabtu, 18 Mei 2024 - 23:13 WIB
loading...
Penurunan inflasi AS terhadap pasar bitcoin menunjukkan tren kenaikan. FOTO/iStock
A
A
A
JAKARTA - Penurunan inflasi Amerika Serikat (AS) terhadap pasar bitcoin menunjukkan tren kenaikan yang mendapat banyak atensi di kalangan investor. Berdasarkan data terbaru, harga bitcoin (BTC) berhasil stabil di atas angka USD65.000 dan sempat menyentuh USD66.000 setelah mengalami volatilitas sepanjang pekan ini. Per hari Sabtu 18 Mei 2024 Bitcoin menyentuh harga USD66,967.
Data dari Trading Economics dan US Bureau of Labor Statistics menunjukkan bahwa Indeks Harga Konsumen (CPI) lebih rendah dari perkiraan, yaitu sebesar 3,4%, yang menandakan penurunan tekanan inflasi. CEO Indodax Oscar Darmawan, mengatakan, penurunan inflasi Amerika Serikat (AS) memberikan angin segar bagi pasar kripto, terutama Bitcoin.
"Ini memperkuat kepercayaan investor terhadap potensi Bitcoin sebagai pelindung nilai terhadap inflasi dan aset yang mampu menawarkan return lebih tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Sabtu (18/5/2024).
Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.100, Menanti Data Infasi AS
Selain itu, kenaikan harga bitcoin ini juga didukung oleh peningkatan aktivitas perdagangan di kalangan investor ritel dan institusi. Funding rates yang meningkat menunjukkan adanya peningkatan pembelian dengan leverage di banyak bursa ritel.
Data dari Trading Economics dan US Bureau of Labor Statistics menunjukkan bahwa Indeks Harga Konsumen (CPI) lebih rendah dari perkiraan, yaitu sebesar 3,4%, yang menandakan penurunan tekanan inflasi. CEO Indodax Oscar Darmawan, mengatakan, penurunan inflasi Amerika Serikat (AS) memberikan angin segar bagi pasar kripto, terutama Bitcoin.
"Ini memperkuat kepercayaan investor terhadap potensi Bitcoin sebagai pelindung nilai terhadap inflasi dan aset yang mampu menawarkan return lebih tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Sabtu (18/5/2024).
Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.100, Menanti Data Infasi AS
Selain itu, kenaikan harga bitcoin ini juga didukung oleh peningkatan aktivitas perdagangan di kalangan investor ritel dan institusi. Funding rates yang meningkat menunjukkan adanya peningkatan pembelian dengan leverage di banyak bursa ritel.
Lihat Juga :