Sri Mulyani di Depan DPR: Kita Patut Bersyukur dengan Ekonomi Indonesia
Senin, 20 Mei 2024 - 14:26 WIB
loading...
Menteri Keuangan atau Menkeu, Sri Mulyani di hadapan DPR dalam Rapat Paripurna ke-17 menyebutkan, kondisi ekonomi Indonesia saat ini suatu hal yang patut disyukuri. Foto/Dok Tangkapan Layar
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani di hadapan DPR dalam Rapat Paripurna ke-17 masa persidangan V tahun sidang 2023-2024 menyebutkan, kondisi ekonomi Indonesia saat ini suatu hal yang patut disyukuri. Pasalnya, ekonomi RI berjalan ke arah yang positif.
"Pimpinan dan anggota dewan yang kami muliakan, kita patut bersyukur di tengah berbagai guncangan yang kita hadapi. Ketahanan ekonomi Indonesia terjaga," kata Sri Mulyani dalam agenda bertajuk "Penyampaian Pemerintah terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal", Senin (20/5/2024).
Baca Juga: Ekonomi RI Kuartal I 2024 Sentuh 5,11%, Sri Mulyani Ungkap Risiko Ini Masih Harus Dihadapi
Lebih lanjut disampaikan Sri Mulyani, Indonesia selama 5 tahun sebelum Covid-19 telah menjadi salah satu dari sedikit negara G20 yang mampu tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan global. Pertumbuhannya disebut berjalan bersama dengan Chinadan India.
"Pertumbuhan ekonomi nasional 2015-2019 mencapai 5%, jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia yang hanya sebesar 3,4%. Dan juga lebih tinggi dibandingkan ekonomi anggota G20 yang tumbuh 4,9%," paparnya.
Baca Juga: Defisit APBN 2025 Dirancang Lebih Lebar Agar Prabowo Bisa Leluasa
Selain itu, Menkeu menyebut kebijakan fiskal yang responsif di masa pandemi berhasil menahan kontraksi ekonomi Indonesia hanya sebesar 2,1%. Ia menilai Ini jauh lebih baik dibandingkan negara tetangga yang fraksinya mencapai 9,5% di Filipina, 6,2% di Thailand dan 5,5% di Malaysia.
"Pimpinan dan anggota dewan yang kami muliakan, kita patut bersyukur di tengah berbagai guncangan yang kita hadapi. Ketahanan ekonomi Indonesia terjaga," kata Sri Mulyani dalam agenda bertajuk "Penyampaian Pemerintah terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal", Senin (20/5/2024).
Baca Juga: Ekonomi RI Kuartal I 2024 Sentuh 5,11%, Sri Mulyani Ungkap Risiko Ini Masih Harus Dihadapi
Lebih lanjut disampaikan Sri Mulyani, Indonesia selama 5 tahun sebelum Covid-19 telah menjadi salah satu dari sedikit negara G20 yang mampu tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan global. Pertumbuhannya disebut berjalan bersama dengan Chinadan India.
"Pertumbuhan ekonomi nasional 2015-2019 mencapai 5%, jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia yang hanya sebesar 3,4%. Dan juga lebih tinggi dibandingkan ekonomi anggota G20 yang tumbuh 4,9%," paparnya.
Baca Juga: Defisit APBN 2025 Dirancang Lebih Lebar Agar Prabowo Bisa Leluasa
Selain itu, Menkeu menyebut kebijakan fiskal yang responsif di masa pandemi berhasil menahan kontraksi ekonomi Indonesia hanya sebesar 2,1%. Ia menilai Ini jauh lebih baik dibandingkan negara tetangga yang fraksinya mencapai 9,5% di Filipina, 6,2% di Thailand dan 5,5% di Malaysia.
Lihat Juga :