alexametrics

Transaksi Non Tunai Tercatat Tumbuh 13,8% di Akhir 2018

loading...
Transaksi Non Tunai Tercatat Tumbuh 13,8% di Akhir 2018
Transaksi masyarakat menggunakan ATM-Debit, Kartu Kredit dan Uang Elektronik (UE) tumbuh 13,8% (yoy) pada triwulan IV 2018, meningkat 12,1% secara (yoy). Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat, kelancaran sistem pembayaran tetap terpelihara baik dari sisi tunai maupun nontunai. Dari sisi sistem pembayaran nontunai nilai besar melalui BI Real Time Gross Settlement (RTGS) dan nilai kecil melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) berjalan lancar.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan transaksi masyarakat menggunakan ATM-Debit, Kartu Kredit dan Uang Elektronik (UE) tumbuh 13,8% (yoy) pada triwulan IV 2018, meningkat dari 12,1% (yoy) pada triwulan sebelumnya. "Transaksi uang elektronik tumbuh tinggi sebesar 218,9% (yoy) pada triwulan IV 2018, meskipun lebih rendah dibandingkan triwulan III 2018 sebesar 300,4% (yoy)," ujar Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Sambung dia menerangkan, transaksi daring (online) via digital banking membukukan pertumbuhan yang meningkat, sebesar 44,4% (yoy), dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 41,1% (yoy).



"Kinerja positif uang elektronik dan digital banking tersebut tidak terlepas dari pengaruh menguatnya preferensi masyarakat bertransaksi menggunakan platform teknologi finansial (tekfin), e-commerce, dan penggunaan uang elektronik pada sektor transportasi," paparnya.

Lebih lanjut, Ia menekankan Bank Indonesia akan terus memperkuat kebijakan sistem pembayaran dalam rangka memperluas pembiayaan ekonomi dengan tetap mendukung perlindungan konsumen dan menjaga stabilitas makroekonomi.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak