Tegur Performa Garuda yang Dinilai Buruk, Kemenag: Belum Ada Perbaikan Signifikan
Rabu, 22 Mei 2024 - 14:48 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Garuda Setop Sementara Operasional Boeing 747-400 Usai Insiden Kebakaran Mesin
Anna mengatakan, Kemenag mencatat sampai hari ini sudah ada empat penerbangan yang pecah kloter. "Maksudnya pecah kloter itu satu kloter jemaah tidak bisa diterbangkan secara bersama-sama," jelasnya.
Keempat, tas kabin dan kursi roda jemaah tidak terbawa. Peristiwa ini dialami oleh penerbangan jemaah kloter 28 Embarkasi Solo (SOC 28). Ada 11 kursi roda dan 120 koper kabin yang tidak terangkut. Akibatnya jemaah dan petugas mencari-cari setelah mereka mereka mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.
"Ini bahkan tidak ada informasi dari Garuda. Padahal petugas haji pontang-panting mencarinya. Belakangan kita tahu bahwa 11 kursi roda dan 120 koper kabin itu tidak terbawa dan baru diterbangkan bersama pesawat yang memberangkatkan kloter 33 Embarkasi Solo atau SOC 33," kata Anna.
Lebih lanjut, Anna mengatakan bahwa Garuda harus meminta maaf dan memberikan kompensasi langsung kepada jemaaah. "Garuda juga harus segera melakukan perbaikan ke depan," tandasnya.
Anna mengatakan, Kemenag mencatat sampai hari ini sudah ada empat penerbangan yang pecah kloter. "Maksudnya pecah kloter itu satu kloter jemaah tidak bisa diterbangkan secara bersama-sama," jelasnya.
Keempat, tas kabin dan kursi roda jemaah tidak terbawa. Peristiwa ini dialami oleh penerbangan jemaah kloter 28 Embarkasi Solo (SOC 28). Ada 11 kursi roda dan 120 koper kabin yang tidak terangkut. Akibatnya jemaah dan petugas mencari-cari setelah mereka mereka mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.
"Ini bahkan tidak ada informasi dari Garuda. Padahal petugas haji pontang-panting mencarinya. Belakangan kita tahu bahwa 11 kursi roda dan 120 koper kabin itu tidak terbawa dan baru diterbangkan bersama pesawat yang memberangkatkan kloter 33 Embarkasi Solo atau SOC 33," kata Anna.
Lebih lanjut, Anna mengatakan bahwa Garuda harus meminta maaf dan memberikan kompensasi langsung kepada jemaaah. "Garuda juga harus segera melakukan perbaikan ke depan," tandasnya.
(fjo)
Lihat Juga :