Tekan Emisi GRK, MedcoEnergi Genjot Konversi Pasokan Listrik di Blok Migas
Jum'at, 24 Mei 2024 - 10:07 WIB
loading...
MedcoEnergi mengonversi pasokan listrik fasilitas Central Processing Plant Blok Lematang di Muara Enim, Sumsel, dari gas turbin generator ke listrik PLN. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) terus melakukan inisiatif pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK). Salah satunya, melalui inisiatif mengonversi pasokan listrik fasilitas produksi di blok-blok migasnya dari gas turbin generator ke listrik dari PLN.
Terbaru, mulai Mei 2024, inisiatif ini dilakukan pada fasilitas Central Processing Plant Blok Lematang di Muara Enim, Sumatera Selatan. Pemanfaatan listrik PLN oleh MedcoEnergi melalui anak perusahaannya Medco E&P Lematang ini dilakukan melalui nota kesepahaman antara MedcoEnergi dengan PLN pada The 4th International Convention on Indonesia Upstream Oil & Gas September 2023.
Baca Juga: Muak dengan Konsep Barat, Dedolarisasi Bakal Jadi Kebijakan Resmi BRICS di 2025
"Dengan penggunaan listrik PLN, Medco E&P Lematang berhasil mengurangi emisi GRK sekitar 14.658 ton CO2e per tahun dan menghemat bahan bakar gas sebesar 0,75 MMSCFD. Hal ini untuk memastikan keberlangsungan bisnis yang bertanggung jawab dan menjaga lingkungan," ungkap VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi dalam keterangan pers, Jumat (24/5/2024).
Sebelumnya, inisiatif serupa dilakukan di Blok South Sumatra (Stasiun Serdang, Gunung Kembang, dan Temelat) di Sumatera Selatan dan Blok Bangkanai (Gas Metering, Luwe Hulu, and Karendan Gas Processing Facility) di Kalimantan Tengah. Dengan langkah itu, total pengurangan emisi GRK dari program konversi Medco E&P mencapai sekitar 18.323 ton CO2e per tahun dan penghematan bahan bakar gas sebesar 0,94 MMSCFD.
Terbaru, mulai Mei 2024, inisiatif ini dilakukan pada fasilitas Central Processing Plant Blok Lematang di Muara Enim, Sumatera Selatan. Pemanfaatan listrik PLN oleh MedcoEnergi melalui anak perusahaannya Medco E&P Lematang ini dilakukan melalui nota kesepahaman antara MedcoEnergi dengan PLN pada The 4th International Convention on Indonesia Upstream Oil & Gas September 2023.
Baca Juga: Muak dengan Konsep Barat, Dedolarisasi Bakal Jadi Kebijakan Resmi BRICS di 2025
"Dengan penggunaan listrik PLN, Medco E&P Lematang berhasil mengurangi emisi GRK sekitar 14.658 ton CO2e per tahun dan menghemat bahan bakar gas sebesar 0,75 MMSCFD. Hal ini untuk memastikan keberlangsungan bisnis yang bertanggung jawab dan menjaga lingkungan," ungkap VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi dalam keterangan pers, Jumat (24/5/2024).
Sebelumnya, inisiatif serupa dilakukan di Blok South Sumatra (Stasiun Serdang, Gunung Kembang, dan Temelat) di Sumatera Selatan dan Blok Bangkanai (Gas Metering, Luwe Hulu, and Karendan Gas Processing Facility) di Kalimantan Tengah. Dengan langkah itu, total pengurangan emisi GRK dari program konversi Medco E&P mencapai sekitar 18.323 ton CO2e per tahun dan penghematan bahan bakar gas sebesar 0,94 MMSCFD.
Lihat Juga :