Dukung Pengelolaan Sumber Daya Alam, PHE Aktif dalam World Water Forum 2024
Jum'at, 24 Mei 2024 - 20:06 WIB
loading...
A
A
A
Program yang telah dijalankan PHE pun mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3 “Kehidupan Sehat dan Sejahtera”. Tujuan 6 “Air Bersih dan Sanitasi Layak”, Tujuan 7 “Energi Bersih dan terjangkau” dan Tujuan 13 “Penanganan Perubahan Iklim”. Dengan begitu, besar harapan event internasional ini dapat mendorong PHE bersama para pelaku kepentingan untuk saling berkolaborasi dalam mencari solusi atas permasalahan air dunia.
Sebagai bentuk kepatuhan atas regulasi Pemerintah, PHE melalui anak usaha yang dikelola juga telah melakukan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) melalui kegiatan penanaman beragam jenis tanaman hutan kurang lebih seluas 990 Hektar yang sudah diserah terimakan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang tersebar di Provinsi Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur selama periode 2020 sampai dengan tahun 2023. Kegiatan Rehabilitasi DAS ini merupakan bentuk pemenuhan kewajiban atas Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan yang dimiliki oleh perusahaan dan sampai hari ini PHE masih terus melakukan penanaman.
Berlangsungnya WWF 2024 ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memastikan seluruh dunia bergerak bersama dalam menjaga keberlangsungan sumber daya air bagi kehidupan manusia.
PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip ESG. PHE telah terdaftar dalam United Nations Global Compact ("UNGC") sebagai member sejak Juni 2022. PHE berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi dan operasionalnya, sebagai bagian penerapan aspek ESG.
Mendukung aspek Governance, PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandard ISO 37001:2016.
PHE terus mengembangkan pengelolaan operasi yang prudent dan excellent di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang Environmental Friendly, Socially Responsible dan Good Governance.
Sebagai bentuk kepatuhan atas regulasi Pemerintah, PHE melalui anak usaha yang dikelola juga telah melakukan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) melalui kegiatan penanaman beragam jenis tanaman hutan kurang lebih seluas 990 Hektar yang sudah diserah terimakan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang tersebar di Provinsi Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur selama periode 2020 sampai dengan tahun 2023. Kegiatan Rehabilitasi DAS ini merupakan bentuk pemenuhan kewajiban atas Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan yang dimiliki oleh perusahaan dan sampai hari ini PHE masih terus melakukan penanaman.
Berlangsungnya WWF 2024 ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memastikan seluruh dunia bergerak bersama dalam menjaga keberlangsungan sumber daya air bagi kehidupan manusia.
PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip ESG. PHE telah terdaftar dalam United Nations Global Compact ("UNGC") sebagai member sejak Juni 2022. PHE berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi dan operasionalnya, sebagai bagian penerapan aspek ESG.
Mendukung aspek Governance, PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandard ISO 37001:2016.
PHE terus mengembangkan pengelolaan operasi yang prudent dan excellent di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang Environmental Friendly, Socially Responsible dan Good Governance.
(akr)
Lihat Juga :