MNC Media Terbukti Kuat dengan Model Bisnis yang Unik
Rabu, 19 Agustus 2020 - 19:14 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain dia menyebut bisnis dari Pay TV dan internet broadband berhasil naik 12%. Hal ini menandakan perseroan memiliki model bisnis yang unik karena tetap terjaga dengan ada unit yang naik dan juga turun. Secara EBITDA juga turun tipis hanya 3%, lalu net income tercatat turun tipis hanya 4% dalam level yang masih aman.
"Namun di sana ada pinjaman dalam USD. Kalau itu dikesampingkan, justru net income naik 7% menjadi Rp1,41 Triliun. Jadi MNC Media relatif dalam kondisi cukup baik di tengah pandemi," tegasnya.
Terakhir, dia menegaskan terkait aksi korporasi kali ini. Khusus dalam unit bisnis MNCN sebagai basis FTA TV dan konten, perseroan sudah membutuhkan modal kerja atau capex yang kecil. Ini disebabkan fasilitas produksinya sudah dibangun sejak enam tahun lalu. Dampaknya menguntungkan saat ini karena cash flow jadi sangat kuat. Sedangkan unit bisnis IPTV di masa lalu memiliki capex besar. Tapi kemudian diputuskan perseroan tidak bangun infrastruktur kabel fiber optik sendiri dan membeli kapasitas pihak lain.
"Ini mengubah capex sejak tahun ini hingga seterusnya jadi lebih kecil. Akhirnya cash flow akan kuat. Bahkan utang anak usahanya bisa diperkecil karena cash flow kuat," pungkasnya.
"Namun di sana ada pinjaman dalam USD. Kalau itu dikesampingkan, justru net income naik 7% menjadi Rp1,41 Triliun. Jadi MNC Media relatif dalam kondisi cukup baik di tengah pandemi," tegasnya.
Terakhir, dia menegaskan terkait aksi korporasi kali ini. Khusus dalam unit bisnis MNCN sebagai basis FTA TV dan konten, perseroan sudah membutuhkan modal kerja atau capex yang kecil. Ini disebabkan fasilitas produksinya sudah dibangun sejak enam tahun lalu. Dampaknya menguntungkan saat ini karena cash flow jadi sangat kuat. Sedangkan unit bisnis IPTV di masa lalu memiliki capex besar. Tapi kemudian diputuskan perseroan tidak bangun infrastruktur kabel fiber optik sendiri dan membeli kapasitas pihak lain.
"Ini mengubah capex sejak tahun ini hingga seterusnya jadi lebih kecil. Akhirnya cash flow akan kuat. Bahkan utang anak usahanya bisa diperkecil karena cash flow kuat," pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :