Airlangga Beberkan Keberhasilan Ekonomi Indonesia di Nikkei Forum 2024
Minggu, 26 Mei 2024 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah Indonesia saat ini juga sedang melakukan transisi secara bertahap untuk memastikan keberlanjutan berbagai program. Transformasi ekonomi yang menjadi agenda utama akan terus dilaksanakan untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045. Arah kebijakan transformasi ekonomi ditempuh untuk menghindari middle income trap dalam 20 tahun ke depan melalui 2 skenario yakni Transformatif dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6% per tahun untuk lepas dari middle income trap pada tahun 2041 dan optimistis dengan pertumbuhan ekonomi sebesar7% per tahun untuk lepas dari middle income trap pada tahun 2038.
Selain kebijakan transformasi ekonomi, reformasi struktural juga akan terus dilakukan. Pemerintah untuk tetap menjaga iklim investasi melalui kemudahan prosedur berusaha, salah satunya melalui implementasi penuh Undang-Undang Cipta Kerja.
"Untuk mendukung reformasi struktural, Pemerintah Indonesia telah melakukan proses untuk menjadi anggota OECD. Dengan mengadopsi standar OECD, diharapkan mampu mendukung pencapaian target PDB per kapita sebesar USD 30.300 pada tahun 2045," ujar Menko Airlangga.
Lebih lanjut, Pemerintah Indonesia juga terus menggabungkan mesin pertumbuhan konvensional seperti pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, dan kerja sama internasional dengan mendorong mesin pertumbuhan baru yang diperkuat oleh industrialisasi secara masif, digitalisasi, dantransisi energi. Kombinasi ini akan didukung dengan penguatan ketahanan dan pemberdayaan ekonomi. Kerja sama internasional juga merupakan salah satu prioritas Pemerintah Indonesia, termasuk aksesi OECD. Pemerintah Indonesia juga berharap dapat menjadi anggota penuh OECD dalam waktu 3 tahun.
Baca Juga: Raffi Ahmad Mau Dipasang di Mana pada Pilkada 2024? Airlangga: Bisa Jateng atau Jakarta
Selain kebijakan transformasi ekonomi, reformasi struktural juga akan terus dilakukan. Pemerintah untuk tetap menjaga iklim investasi melalui kemudahan prosedur berusaha, salah satunya melalui implementasi penuh Undang-Undang Cipta Kerja.
"Untuk mendukung reformasi struktural, Pemerintah Indonesia telah melakukan proses untuk menjadi anggota OECD. Dengan mengadopsi standar OECD, diharapkan mampu mendukung pencapaian target PDB per kapita sebesar USD 30.300 pada tahun 2045," ujar Menko Airlangga.
Lebih lanjut, Pemerintah Indonesia juga terus menggabungkan mesin pertumbuhan konvensional seperti pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, dan kerja sama internasional dengan mendorong mesin pertumbuhan baru yang diperkuat oleh industrialisasi secara masif, digitalisasi, dantransisi energi. Kombinasi ini akan didukung dengan penguatan ketahanan dan pemberdayaan ekonomi. Kerja sama internasional juga merupakan salah satu prioritas Pemerintah Indonesia, termasuk aksesi OECD. Pemerintah Indonesia juga berharap dapat menjadi anggota penuh OECD dalam waktu 3 tahun.
Baca Juga: Raffi Ahmad Mau Dipasang di Mana pada Pilkada 2024? Airlangga: Bisa Jateng atau Jakarta
Lihat Juga :