5 Negara yang Warganya Paling Kecanduan Judi Online, Mana Saja?

Senin, 27 Mei 2024 - 12:15 WIB
loading...
A A A
Pada 2024, Inggris telah menempati posisi kedua dalam daftar negara perjudian online teratas. Adapun proyeksi pendapatannya sekitar 11,01 miliar pounds.

27,9% konsumen Inggris mengungkapkan bahwa mereka pernah berjudi online dan angkanya diperkirakan akan terus mengalami peningkatan ke depannya. Dari 2024 hingga 2028, Inggris kemungkinan akan mengalami peningkatan pendapatan perjudian sebesar 3,84% per tahun.

3. Australia

Berikutnya ada Australia yang berada di urutan ketiga dengan proyeksi pendapatan sebesar 8,11 miliar pounds. Sebagaimana negara-negara sebelumnya, Australia juga diperkirakan mengalami lonjakan pendapatan perjudian dalam beberapa tahun ke depan. Di samping itu, sekitar 21,1% konsumen Australia juga menyoroti bahwa mereka telah melakukan perjudian online.

4. Jepang

Pada 2024, Jepang memiliki perkiraan pendapatan perjudian online sebesar 4,95 miliar pounds. Angka tersebut meningkat 12,7% dari tahun 2023. Menariknya ada 7,9% konsumen Jepang yang kemungkinan akan terus berjudi online tahun ini.

Emiko Matsuda selaku pemimpin redaksi panduan kasino online Jepang mengatakan bahwa lonjakan perjudian online dapat dikaitkan dengan berbagai faktor seperti pandemi yang mengharuskan warga beralih dari bertaruh pada olahraga ke perjudian daring.

5. Jerman

Lalu, ada pula Jerman. Masih dari data yang sama, negara ini diproyeksikan memperoleh pendapatan tertinggi kelima dari perjudian online pada 2024. Angkanya mencapai USD5,65 miliar.

Sebagai catatan, ada sekitar 10,4% populasinya yang diproyeksikan tetap berjudi online sepanjang 2024 ini. Itulah sejumlah negara dengan warga paling kecanduan judi online yang bisa diketahui.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Aktivis Pemuda Apresiasi...
Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol
Mensos Tegaskan Pemain...
Mensos Tegaskan Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima Bansos
Rekomendasi
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved