Wejangan Sri Mulyani Soal Imajinasi Menjadi Negara Besar
Rabu, 19 Agustus 2020 - 20:58 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, Indonesia masih tertinggal dalam segi pendidikan dan infrastruktur. Memang, lanjut Sri, angka pendidikan dasar sudah mencapai 100%. Namun, belum ada pemerataan level pendidikan dan pelatihan kemampuan berpikir kritis.
"Kita masih juga tertinggal di bidang infrastruktur, mungkin sudah banyak yang menikmati mobilitas lewat jalan-jalan tol cepat. Namun, itu baru beberapa contoh dari pencapaian infrastruktur, ingat, gap infrastruktur di pulau Jawa dibandingkan luar Jawa masih sangat jauh," tuturnya.
(Baca Juga: Waduh, Sri Mulyani Akui Bakal Berat Pulihkan Ekonomi )
Untuk itu, pemerintah ingin menggunakan momentum pandemi Covid-19 untuk mereformasi banyak hal. Meski Indonesia menerapkan demokrasi, tapi demokrasi tidak bisa menjadi instrumen untuk membuat kesejahteraan bersama tanpa adanya sistem politik dan institusi yang bagus, ketegasan hukum, serta birokrasi yang bersih, efisien dan transparan.
"Kita juga ingin reformasi pendidikan, kesehatan, dan jaring pengaman sosial, dimana kita sedang menuju masa depan dimana orang-orang Indonesia lah yang menjadi inti," pungkas Sri.
"Kita masih juga tertinggal di bidang infrastruktur, mungkin sudah banyak yang menikmati mobilitas lewat jalan-jalan tol cepat. Namun, itu baru beberapa contoh dari pencapaian infrastruktur, ingat, gap infrastruktur di pulau Jawa dibandingkan luar Jawa masih sangat jauh," tuturnya.
(Baca Juga: Waduh, Sri Mulyani Akui Bakal Berat Pulihkan Ekonomi )
Untuk itu, pemerintah ingin menggunakan momentum pandemi Covid-19 untuk mereformasi banyak hal. Meski Indonesia menerapkan demokrasi, tapi demokrasi tidak bisa menjadi instrumen untuk membuat kesejahteraan bersama tanpa adanya sistem politik dan institusi yang bagus, ketegasan hukum, serta birokrasi yang bersih, efisien dan transparan.
"Kita juga ingin reformasi pendidikan, kesehatan, dan jaring pengaman sosial, dimana kita sedang menuju masa depan dimana orang-orang Indonesia lah yang menjadi inti," pungkas Sri.
(akr)
Lihat Juga :