Donald Trump Dukung Pertumbuhan Aset Kripto Jadi Sinyal Positif
Kamis, 30 Mei 2024 - 00:32 WIB
loading...
rump menegaskan dukungannya terhadap hak individu untuk melakukan penyimpanan mandiri. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan komitmennya untuk melindungi masa depan Bitcoin dan mata uang kripto lainnya. Trump menegaskan dukungannya terhadap hak individu untuk melakukan penyimpanan mandiri (self-custody) pada aset kripto.
Sebagai bukti komitmennya terhadap industri kripto, Trump baru-baru ini mengumumkan bahwa dompet kriptonya sekarang bernilai lebih dari USD10 juta, sebagian besar dalam bentuk koin $TRUMP dan 463 Ethereum. Trump menyoroti pentingnya hak individu dalam menjaga dan mengelola aset kripto mereka secara mandiri.
"Hak untuk penyimpanan mandiri adalah aspek penting dari kebebasan finansial. Setiap individu harus memiliki kendali penuh atas aset digital mereka tanpa campur tangan berlebihan dari pemerintah," ujar Trump.
Menurut CEO Indodax, Oscar Darmawan dukungan dari tokoh penting seperti Trump sangat berarti bagi industri kripto. "Ini memberikan sinyal positif bahwa kripto akan mendapatkan perhatian lebih dari regulator di seluruh dunia," kata Oscar, di Jakarta, Rabu (29/5/2024).
Baca Juga: Harta Trump Melesat Tembus Rp102 T, Masuk 500 Orang Terkaya di Dunia
Sebagai bukti komitmennya terhadap industri kripto, Trump baru-baru ini mengumumkan bahwa dompet kriptonya sekarang bernilai lebih dari USD10 juta, sebagian besar dalam bentuk koin $TRUMP dan 463 Ethereum. Trump menyoroti pentingnya hak individu dalam menjaga dan mengelola aset kripto mereka secara mandiri.
"Hak untuk penyimpanan mandiri adalah aspek penting dari kebebasan finansial. Setiap individu harus memiliki kendali penuh atas aset digital mereka tanpa campur tangan berlebihan dari pemerintah," ujar Trump.
Menurut CEO Indodax, Oscar Darmawan dukungan dari tokoh penting seperti Trump sangat berarti bagi industri kripto. "Ini memberikan sinyal positif bahwa kripto akan mendapatkan perhatian lebih dari regulator di seluruh dunia," kata Oscar, di Jakarta, Rabu (29/5/2024).
Baca Juga: Harta Trump Melesat Tembus Rp102 T, Masuk 500 Orang Terkaya di Dunia
Lihat Juga :