Perkuat Digitalisasi UKM Perempuan, Terampil Teknologi Diperlukan
Sabtu, 01 Juni 2024 - 14:20 WIB
loading...
Visa mendorong inklusi digital dan keuangan dengan membekali perempuan di Asia Tenggara. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Visa , berkomitmen untuk mendorong inklusi digital dan keuangan dengan membekali perempuan dan generasi muda di Asia Tenggara. Salah satu upayanya yaitu dengan meningkatkan keterampilan digital dan keuangan guna mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan membuka jalan menuju kesuksesan jangka panjang.
Laporan OECD menemukan bahwa masyarakat pedesaan, perempuan, dan kelompok etnis minoritas tertentu menghadapi hambatan dalam mewujudkan pemanfaatan penuh opsi digital. Banyak di antara mereka yang sering menghadapi tantangan dalam bertumbuh karena hambatan budaya dan kelembagaan, ditambah dengan preferensi terhadap pembiayaan informal.
Populasi muda di Asia Tenggara, yang mencakup hampir sepertiga wilayah Asia Tenggara, serta UKM dan UMKM di kawasan ini yang mencakup 99% bisnis, merupakan kunci pertumbuhan ekonomi. Visa membantu kemajuan mereka dengan meningkatkan literasi digital dan keuangan bagi perempuan pemilik UKM dan para individu muda. Pada tahun 2023, Visa secara digital telah mendukung 10 juta UKM di Asia Pasifik.
Visa Foundation telah memberikan komitmen lebih dari USD47 juta di kawasan ini, yang telah membantu mendukung dua juta UKM yang dipimpin perempuan dan membantu keberlanjutan 500.000 lapangan kerja, serta baru-baru ini menjanjikan bantuan USD100 juta kepada perekonomian APEC selama lima tahun.
Baca Juga: Giatkan UMKM Kreatif, Sarinah Hadirkan Aceh Muslim Fashion Festival
Stephen Karpin, Regional President, Asia Pasifik, Visa, mengatakan, di Indonesia, perempuan dan generasi muda merupakan penggerak penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Visa memanfaatkan sumber daya dan jaringan kami yang luas untuk memberikan kontribusi kepada komunitas di mana kami beroperasi, khususnya dalam mempromosikan inklusi digital dan keuangan.
Laporan OECD menemukan bahwa masyarakat pedesaan, perempuan, dan kelompok etnis minoritas tertentu menghadapi hambatan dalam mewujudkan pemanfaatan penuh opsi digital. Banyak di antara mereka yang sering menghadapi tantangan dalam bertumbuh karena hambatan budaya dan kelembagaan, ditambah dengan preferensi terhadap pembiayaan informal.
Populasi muda di Asia Tenggara, yang mencakup hampir sepertiga wilayah Asia Tenggara, serta UKM dan UMKM di kawasan ini yang mencakup 99% bisnis, merupakan kunci pertumbuhan ekonomi. Visa membantu kemajuan mereka dengan meningkatkan literasi digital dan keuangan bagi perempuan pemilik UKM dan para individu muda. Pada tahun 2023, Visa secara digital telah mendukung 10 juta UKM di Asia Pasifik.
Visa Foundation telah memberikan komitmen lebih dari USD47 juta di kawasan ini, yang telah membantu mendukung dua juta UKM yang dipimpin perempuan dan membantu keberlanjutan 500.000 lapangan kerja, serta baru-baru ini menjanjikan bantuan USD100 juta kepada perekonomian APEC selama lima tahun.
Baca Juga: Giatkan UMKM Kreatif, Sarinah Hadirkan Aceh Muslim Fashion Festival
Stephen Karpin, Regional President, Asia Pasifik, Visa, mengatakan, di Indonesia, perempuan dan generasi muda merupakan penggerak penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Visa memanfaatkan sumber daya dan jaringan kami yang luas untuk memberikan kontribusi kepada komunitas di mana kami beroperasi, khususnya dalam mempromosikan inklusi digital dan keuangan.
Lihat Juga :