Pertagas Pastikan Keandalan Operasi Pipa Gas Cirebon-Semarang Tahap I
Minggu, 02 Juni 2024 - 19:16 WIB
loading...
A
A
A
MWT tersebut dilaksanakan dalam rangka peningkatan utilisasi penyaluran gas melalui pipa Cisem kepada konsumen. Kegiatan tersebut digelar guna memastikan aspek teknis kehandalan peralatan operasional penyaluran gas melalui pipa Cisem sebagai bentuk komitmen Pertagas dalam mengedepankan Operational Excellence serta aspek HSSE.
Dari manajemen walkthrough ini, Gamal berharap pengoperasian penyaluran gas Cisem Tahap I kepada masyarakat dan industri akan semakin baik. Karena itu, kata dia, Pertagas sangat terbuka menerima input dalam memberikan pelayanan lebih baik dalam pengoperasian, sehingga sisi teknis operasi akan berjalan dengan baik dan sesuai harapan.
Noor Arifin Muhammad mengungkapkan, aspek keamanan dalam industri migas memang menjadi hal utama yang harus diperhatikan oleh seluruh pelaku usaha migas. "Semua aspek keamanan harus dilaksanakan mulai dari taraf riset, operasi, hingga monitoring, kita harus selalu cek dan ricek juga memonitoring secara terus menerus," ujarnya. Terkait dengan itu, Noor menilai fasilitas penerimaan gas ORF Cirebon-Semarang I telah menjalankan standar keamanan dengan baik.
Baca Juga: Tutupi Kejahatan Perang, Israel Jadikan Rumah Sakit sebagai Penjara
Pipa Cisem Tahap I, ruas Semarang-Batang merupakan jalur pipa transmisi gas sepanjang 62 km mulai dari Semarang sampai dengan Batang. Pipa Cisem ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) serta kawasan-kawasan industri lainnya di sepanjang pipa transmisi Cisem tahap I. Gas bumi pipa gas Cisem bersumber dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (Wilayah Kerja Blora), Long Term Plan (LTP) WK Cepu (Lapangan Cendana-Alas Tua) dan WK Tuban (Lapangan Sumber-2).
Dari manajemen walkthrough ini, Gamal berharap pengoperasian penyaluran gas Cisem Tahap I kepada masyarakat dan industri akan semakin baik. Karena itu, kata dia, Pertagas sangat terbuka menerima input dalam memberikan pelayanan lebih baik dalam pengoperasian, sehingga sisi teknis operasi akan berjalan dengan baik dan sesuai harapan.
Noor Arifin Muhammad mengungkapkan, aspek keamanan dalam industri migas memang menjadi hal utama yang harus diperhatikan oleh seluruh pelaku usaha migas. "Semua aspek keamanan harus dilaksanakan mulai dari taraf riset, operasi, hingga monitoring, kita harus selalu cek dan ricek juga memonitoring secara terus menerus," ujarnya. Terkait dengan itu, Noor menilai fasilitas penerimaan gas ORF Cirebon-Semarang I telah menjalankan standar keamanan dengan baik.
Baca Juga: Tutupi Kejahatan Perang, Israel Jadikan Rumah Sakit sebagai Penjara
Pipa Cisem Tahap I, ruas Semarang-Batang merupakan jalur pipa transmisi gas sepanjang 62 km mulai dari Semarang sampai dengan Batang. Pipa Cisem ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) serta kawasan-kawasan industri lainnya di sepanjang pipa transmisi Cisem tahap I. Gas bumi pipa gas Cisem bersumber dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (Wilayah Kerja Blora), Long Term Plan (LTP) WK Cepu (Lapangan Cendana-Alas Tua) dan WK Tuban (Lapangan Sumber-2).
Lihat Juga :