PTPN I Regional 4 Optimistis Produktivitas Tebu Capai 100 Ton per Hektar
Selasa, 04 Juni 2024 - 10:05 WIB
loading...
PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 4 melakukan panen perdana bersama Kementerian BUMN di Kebun Rojopolo, Hak Guna Usaha (HGU) Lumajang. FOTO/Lukman Hakim
A
A
A
LUMAJANG - Musim panen tebu tahun 2024 di lingkungan PT Perkebunan Nusantara ( PTPN ) I (Subholding Supporting Co) Regional 4 telah dimulai. Mengawali musim panen, Region Head PTPN I Regional 4 Subagiyo melakukan panen perdana bersama Kementerian BUMN di Kebun Rojopolo, Hak Guna Usaha (HGU) Lumajang.
Prosesi panen perdana tersebut dihadiri oleh Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko Kementerian BUMN Nawal Nely, Asdep Manajemen Risiko dan Kepatuhan Kementerian BUMN Dwi Ary Purnomo, Asdep Industri Perkebunan dan Kehutanan Kementerian BUMN Faturohman dan didampingi oleh Direktur Utama (Dirut) Holding PTPN III (Persero) Moh. Abdul Ghani beserta jajaran manajemen.
Baca Juga: Ratusan Warga Jatim Terima Paket Sembako dari PTPN I Regional 4
Subagiyo memaparkan beberapa langkah strategis PTPN I Regional 4 dalam rangka mencapai target program 8 ton gula perhektare (P8T). Untuk mencapai target P8T dan mendukung swasembada gula nasional, pihaknya bisa mencapai target produktivitas tebu 100 ton per hektar.
"Untuk itu, sejumlah langkah strategis pun terus kami upayakan. Salah satunya melalui penerapan agroinput tepat waktu serta perbaikan water management system,” terangnya, Selasa (4/6/2024).
Subagiyo juga menjelaskan, bahwa secara khusus kebun Rojopolo HGU Lumajang PTPN I Regional 4 justru mampu melampaui dua kali lipat dari target produktivitas yang ditetapkan.
“Secara taksasi, target produktivitas kebun Rojopolo HGU Lumajang berpotensi menyentuh angka 233,4 ton per hektar dengan rendemen 8% dan proyeksi produktivitas gula mampu berada di angka 18,6 ton/ha,” imbuhnya.
Prosesi panen perdana tersebut dihadiri oleh Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko Kementerian BUMN Nawal Nely, Asdep Manajemen Risiko dan Kepatuhan Kementerian BUMN Dwi Ary Purnomo, Asdep Industri Perkebunan dan Kehutanan Kementerian BUMN Faturohman dan didampingi oleh Direktur Utama (Dirut) Holding PTPN III (Persero) Moh. Abdul Ghani beserta jajaran manajemen.
Baca Juga: Ratusan Warga Jatim Terima Paket Sembako dari PTPN I Regional 4
Subagiyo memaparkan beberapa langkah strategis PTPN I Regional 4 dalam rangka mencapai target program 8 ton gula perhektare (P8T). Untuk mencapai target P8T dan mendukung swasembada gula nasional, pihaknya bisa mencapai target produktivitas tebu 100 ton per hektar.
"Untuk itu, sejumlah langkah strategis pun terus kami upayakan. Salah satunya melalui penerapan agroinput tepat waktu serta perbaikan water management system,” terangnya, Selasa (4/6/2024).
Subagiyo juga menjelaskan, bahwa secara khusus kebun Rojopolo HGU Lumajang PTPN I Regional 4 justru mampu melampaui dua kali lipat dari target produktivitas yang ditetapkan.
“Secara taksasi, target produktivitas kebun Rojopolo HGU Lumajang berpotensi menyentuh angka 233,4 ton per hektar dengan rendemen 8% dan proyeksi produktivitas gula mampu berada di angka 18,6 ton/ha,” imbuhnya.
Lihat Juga :