PGE Beberkan Strategi Capai Kapasitas 1 GW dalam 2 Tahun
Sabtu, 08 Juni 2024 - 10:20 WIB
loading...
PGE menargetkan kapasitan pembangkitan perusahaan mencapai 1 Gigawatt dalam 2 tahun ke depan. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menegaskan komitmen perusahaan untuk mencapai kapasitas 1 gigawatt (GW) dalam dua tahun ke depan. Untuk merealisasikan hal itu, PGE menyiapkan berbagai inisiatif, baik dalam eksplorasi maupun pengembangan.
"Dengan potensi geothermal yang melimpah, kita memiliki kesempatan yang besar dan peran yang penting dalam agenda transisi energi menuju target net zero emission," kata Direktur Utama PGE Julfi Hadi dalam keterangan resminya, Jumat (7/6/2024).
Baca Juga: Ini Dalih Pemerintah Beri Konsesi Tambang pada Ormas Keagamaan
Julfi mengungkapkan, salah satu upaya untuk mencapai kapasitas 1 GW adalah dengan pengembangan teknologi co-generation. Teknologi ini diproyeksikan akan menambah kapasitas PGE sebesar 230 megawatt (MW). Inisiatif ini diperkuat dengan penandatanganan Joint Development Agreement (JDA) dengan PT PLN Indonesia Power (PLN IP) beberapa waktu lalu.
Inisiatif lainnya, lanjut dia, adalah pemanfaatan wilayah kerja panas bumi (WKP) Hululais, yang memiliki potensi kapasitas hingga 110 MW. Selanjutnya, pengerjaan proyek Lumut Balai Unit 2 yang berpotensi menambah kapasitas hingga 55 MW, yang kemajuannya kini telah mencapai 71,72%.
"Dengan potensi geothermal yang melimpah, kita memiliki kesempatan yang besar dan peran yang penting dalam agenda transisi energi menuju target net zero emission," kata Direktur Utama PGE Julfi Hadi dalam keterangan resminya, Jumat (7/6/2024).
Baca Juga: Ini Dalih Pemerintah Beri Konsesi Tambang pada Ormas Keagamaan
Julfi mengungkapkan, salah satu upaya untuk mencapai kapasitas 1 GW adalah dengan pengembangan teknologi co-generation. Teknologi ini diproyeksikan akan menambah kapasitas PGE sebesar 230 megawatt (MW). Inisiatif ini diperkuat dengan penandatanganan Joint Development Agreement (JDA) dengan PT PLN Indonesia Power (PLN IP) beberapa waktu lalu.
Inisiatif lainnya, lanjut dia, adalah pemanfaatan wilayah kerja panas bumi (WKP) Hululais, yang memiliki potensi kapasitas hingga 110 MW. Selanjutnya, pengerjaan proyek Lumut Balai Unit 2 yang berpotensi menambah kapasitas hingga 55 MW, yang kemajuannya kini telah mencapai 71,72%.
Lihat Juga :