Ini Dalih Pemerintah Beri Konsesi Tambang pada Ormas Keagamaan
Jum'at, 07 Juni 2024 - 11:49 WIB
loading...
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. FOTO/Ilustrasi/Dok.
A
A
A
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membeberkan alasan pemberian konsesi tambang kepada organisasi masyarakat (ormas) keagamaan. Bahlil mengaku, gagasan tersebut muncul setelah Presiden Joko Widodo berkunjung ke berbagai daerah di Indonesia.
Menurut dia, dari kunjungan itu Kepala Negara memperoleh aspirasi bahwa ormas seharusnya juga mendapatkan kesempatan untuk memiliki konsesi tambang. Hal itu kemudian ditindaklanjuti dalam rapat terbatas sebelum pengambilan keputusan untuk pemberian konsesi tambang kepada ormas keagamaan.
"Presiden menyampaikan bahwa IUP ini hanya dikuasai oleh perusahaan besar, oleh investor besar, karena dalam berbagai perjalanan dinas, Presiden menerima aspirasi bahwa ormas ini diperankan," papar Bahlil dalam konferensi pers di Kantornya, Jumat (7/6/2024).
Baca Juga: Din Syamsuddin Usul Muhammadiyah Tolak Tawaran Konsesi Tambang: Lebih Banyak Mudaratnya
Bahlil menambahkan, di balik persetujuan untuk memberikan konsesi tambang bagi ormas keagamaan juga terdapat aspek historis yang menjadi pertimbangan. Ormas-ormas ini, kata dia, sigap dalam membantu persoalan negara.
Menurut dia, dari kunjungan itu Kepala Negara memperoleh aspirasi bahwa ormas seharusnya juga mendapatkan kesempatan untuk memiliki konsesi tambang. Hal itu kemudian ditindaklanjuti dalam rapat terbatas sebelum pengambilan keputusan untuk pemberian konsesi tambang kepada ormas keagamaan.
"Presiden menyampaikan bahwa IUP ini hanya dikuasai oleh perusahaan besar, oleh investor besar, karena dalam berbagai perjalanan dinas, Presiden menerima aspirasi bahwa ormas ini diperankan," papar Bahlil dalam konferensi pers di Kantornya, Jumat (7/6/2024).
Baca Juga: Din Syamsuddin Usul Muhammadiyah Tolak Tawaran Konsesi Tambang: Lebih Banyak Mudaratnya
Bahlil menambahkan, di balik persetujuan untuk memberikan konsesi tambang bagi ormas keagamaan juga terdapat aspek historis yang menjadi pertimbangan. Ormas-ormas ini, kata dia, sigap dalam membantu persoalan negara.
Lihat Juga :