Survei dan Inspeksi Proyek Migas Offshore, Atlantis Subsea Kantongi 2 Kontrak Baru
Minggu, 09 Juni 2024 - 08:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Pertamina EP Lakukan Peremajaan Pipa Minyak Bawah Laut
Selain itu PT. Atlantis Subsea Indonesia Tbk menyampaikan sedang dalam proses penjajakan dua potensi proyek dari calon klien baru, yang saat ini masih dalam tahapan negosiasi dan belum bisa diungkapkan ke masyarakat.
“Selain itu Perseroan pada semester ke 2 tahun ini, terdapat dua potensi proyek terkait survei yang masih dalam proses penjajakan dan negosiasi oleh Perseroan, untuk keterangan detil proyek belum bisa kami disclosed. Proyek tersebut berasal dari calon klien baru kami sehingga dapat menambah portfolio klien kami, kami berharap dan berusaha dua proyek tersebut dapat kami peroleh di semester 2 tahun 2024," jelas Yophi Kurniawan.
Terkait dengan kinerja akhir tahun 2023, pada akhir tahun 2023 ini, Perseroan membukukan pendapatan proyek sekitar Rp 42 miliar. "Kami bersyukur dengan pencapaian kami di tahun 2023 dimana persaingan kembali meningkat akibat berakhirnya COVID-19 namun kami bisa mencapai pendapatan sebesar Rp42 miliar atas kerja keras manajemen,” jelasnya.
Yophi Kurniawan menambahkan, prospek tahun 2024 cukup menantang dimana tahun ini merupakan tahun politik, yakni diselenggarakannya Pemilu dan Pilkada serentak di daerah, namun Ia mengaku optimistis bisnis di tahun 2024 akan lebih baik karena telah diperolehnya dana IPO meningkatkan modal.
Selain itu PT. Atlantis Subsea Indonesia Tbk menyampaikan sedang dalam proses penjajakan dua potensi proyek dari calon klien baru, yang saat ini masih dalam tahapan negosiasi dan belum bisa diungkapkan ke masyarakat.
“Selain itu Perseroan pada semester ke 2 tahun ini, terdapat dua potensi proyek terkait survei yang masih dalam proses penjajakan dan negosiasi oleh Perseroan, untuk keterangan detil proyek belum bisa kami disclosed. Proyek tersebut berasal dari calon klien baru kami sehingga dapat menambah portfolio klien kami, kami berharap dan berusaha dua proyek tersebut dapat kami peroleh di semester 2 tahun 2024," jelas Yophi Kurniawan.
Terkait dengan kinerja akhir tahun 2023, pada akhir tahun 2023 ini, Perseroan membukukan pendapatan proyek sekitar Rp 42 miliar. "Kami bersyukur dengan pencapaian kami di tahun 2023 dimana persaingan kembali meningkat akibat berakhirnya COVID-19 namun kami bisa mencapai pendapatan sebesar Rp42 miliar atas kerja keras manajemen,” jelasnya.
Yophi Kurniawan menambahkan, prospek tahun 2024 cukup menantang dimana tahun ini merupakan tahun politik, yakni diselenggarakannya Pemilu dan Pilkada serentak di daerah, namun Ia mengaku optimistis bisnis di tahun 2024 akan lebih baik karena telah diperolehnya dana IPO meningkatkan modal.
Lihat Juga :