Bank Dunia: Kemiskinan di Myanmar Makin Parah, Ekonomi Stagnan

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:17 WIB
loading...
A A A
Perang saudara yang menghancurkan negara itu, di mana kelompok bersenjata baru dan tentara etnis yang mapan yang sukses memukul mundur junta, telah menyebabkan lebih dari 3 juta orang mengungsi. Hal itu juga menyebabkan tingkat kemiskinan naik menjadi 32,1%, kembali ke tingkat tahun 2015.

"Kedalaman dan keparahan kemiskinan telah memburuk pada tahun 2023-24, yang berarti bahwa kemiskinan lebih mengakar daripada kapan pun dalam enam tahun terakhir," kata laporan tersebut.

Menghadapi perlawanan bersenjata yang semakin meluas terhadap kekuasaannya, junta Myanmar awal tahun ini mengumumkan rencana wajib militer untuk mengisi kembali tenaga militernya yang terkuras. "Pengumuman wajib militer yang diamanatkan pada Februari 2024 telah mengintensifkan migrasi ke daerah pedesaan dan luar negeri, yang menyebabkan peningkatan laporan kekurangan tenaga kerja di beberapa industri," lanjut Bank Dunia.

Baca Juga: Pemberontak Myanmar Rebut Kota Rakhine yang Dihuni Muslim Rohingya

Junta juga telah kehilangan akses ke beberapa perbatasan darat utama dengan China dan Thailand, yang menyebabkan penurunan tajam dalam perdagangan darat. "Tidak termasuk gas alam, ekspor melalui perbatasan darat menurun hingga 44%," kata Bank Dunia. "Impor melalui perbatasan darat menurun hingga setengahnya, yang mencakup 71 persen dari penurunan impor secara keseluruhan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
Dunia Siaga! Bank Dunia...
Dunia Siaga! Bank Dunia Peringatkan Guncangan Pasokan Energi Terparah dalam Sejarah Resmi Dimulai
Bos Bank Dunia Peringatkan...
Bos Bank Dunia Peringatkan Dampak Ngeri Penutupan Selat Hormuz: Ekonomi Global Tak Pulih Instan
Purbaya Sebut Bank Dunia...
Purbaya Sebut Bank Dunia Lakukan Dosa Besar dan Salah Hitung
Bank Dunia: Ketidakpastian...
Bank Dunia: Ketidakpastian Global Lebih Mengancam Ekonomi Asia Dibanding Tarif Trump
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Mensos: Sekolah Rakyat...
Mensos: Sekolah Rakyat Bagian dari Strategi Besar Pengentasan Kemiskinan
Rekomendasi
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved