alexametrics

Indef Prediksi Neraca Dagang Maret Bakal Defisit

loading...
Indef Prediksi Neraca Dagang Maret Bakal Defisit
Indef memprediksi neraca perdagangan bulan Maret akan defisit. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) bakal mengumumkan neraca perdanganan pada Maret 2019. Ekonom senior dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudisthira memprediksi neraca dagang Indonesia bakal defisit.

Bhima mengatakan neraca dagang Indonesia bakal defisit mencapai USD100 juta. Hal ini dikarenakan tingginya harga minyak mentah.

"Diperkirakan akan kembali defisit seiring naiknya harga minyak mentah akan memperlebar defisit migas. Kemudian industri mulai melakukan normalisasi produksi dengan impor bahan baku lebih besar," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (14/4/2019).



Sambung dia, di sisi lain, situasi ekspor belum ada perbaikan yang signifikan karena permintaan sawit dan karet global masih lemah. Salah satunya perlu diwaspadai defisit yangmeningkat jelang Ramadhan dan Lebaran.

"Konsumsi masyarakat yang tinggi terhadap pangan mau tidak mau mendorong impor pangan lebih tinggi," jelasnya.

Sebagai informasi, neraca perdagangan Indonesia periode Februari 2019 mengalami surplus USD0,33 miliar, berdasarkan data resmi yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS). BPS mencatat, meski ekspor turun, impor turun tajam sehingga surplus neraca perdagangan kembali terjadi.

Surplus neraca perdagangan ini membuktikan perdagangan Indonesia cukup baik. Padahal sebelumnya, neraca dagang pada bulan Januari 2019 mengalami defisit USD1,1 miliar.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak