Kunci Tingkatkan Kualitas Neraca Dagang, Gas Pol Daya Saing Produk

Selasa, 17 November 2020 - 14:26 WIB
loading...
Kunci Tingkatkan Kualitas...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kinerja Perdagangan Indonesia dinilai tidak berkualitas meskipun selama enam kali kinerja neraca perdagangan RI mencatatkan surplus.Lantas langkah seperti apa yang perlu dilakukan untuk membuat ekspor impor Indonesia menjadi berkualitas?

Pengamat Ekonomi INDEF Bhima Yudhistira mengatakan hal yang perlu dilakukan adalah melakukan peningkatan daya saing pada produknya. Selain itu, perlu mencari peluang ekspor produk baru ke beberapa negara. Misalnya, saja peluang peningkatan ekspor ke Amerika Serikat

Menurut Bhima, potensi dari market Amerikas Serikat dan menurunnya tensi perang dagang harus dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha indonesia. Namun sayangnya bukan hanya Indonesia yang siap penetrasi ke pasar AS, negara seperti Vietnam dan Malaysia juga sudah mulai bersiap siap. "Jadi fokus harus pada peningkatan daya saing produk, intelijen pasar dan mendorong perwakilan indonesia di AS untuk cari peluang ekspor," ujarnya saat dihubungi MNC News Portal, Selasa (17/11/2020).

Baca Juga: Neraca Dagang Memang Surplus Terus, Tapi Sayang Disayang Kualitasnya Ompong

Bhima juga meminta kepada pemerintah untuk memanfaatkan meredanya tensi dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China. Misalnya dengan meninnkatkan ekspor bahan baku untuk produksi industri di China. "Selain itu meredanya tensi dagang AS dengan China membawa kesempatan meningkatnya ekspor bahan baku untuk produksi industri di China. Jangan sampai kesempatan ini hilang begitu saja," ucapnya.

Bhima menambahkan, kinerja ekspor Indonesia yang surplus bukan sesuatu yang berkualitas. Menurutnya, surplus yang terjadi pada Indonesia lebih disebabkan karena belum pulihnya kinerja ekspor. Sementara nilai impor juga turun lebih dalam akibat masih rendahnya permintaan bahan baku. "Kurang bagus karena surplus lebih disebabkan belum pulihnya kinerja ekspor smentara impor turun lebih dalam akibat rendahnya permintaan bahan baku," jelasnya.

Baca Juga: Surplus Neraca Dagang Belum Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Redam Risiko Lonjakan...
Redam Risiko Lonjakan Harga Minyak Dunia, INDEF: Kendaraan Listrik Jadi Strategi Krusial
Indef: MBG Investasi...
Indef: MBG Investasi Strategis Pembangunan Sumber Daya Manusia
Rekomendasi
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Tiga Putra Hadir Doakan...
Tiga Putra Hadir Doakan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Tetap Tak Muncul
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Awan Panas Meluncur Sejauh 1,7 Km dari Puncak, Status Siaga!
Berita Terkini
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved