Club Resesi Makin Banyak Anggotanya, Sinyal Bagi RI Makin Nyata

Jum'at, 21 Agustus 2020 - 09:49 WIB
loading...
Club Resesi Makin Banyak...
Setelah 14 negara, kali ini club resesi bertambah satu lagi anggotanya yaitu Skotlandia. Menurut ekonom hal ini bisa menjadi sinyal Indonesia masuk resesi sudah semakin nyata. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Setelah 14 negara, kali ini club resesi bertambah satu lagi anggotanya yaitu Skotlandia. Ekonomi Skotlandia resmi masuk ke jurang resesi setelah terkontraksi 2 kuartal berturut-turut.

(Baca Juga: Indonesia Lampu Kuning Diambang Jurang Resesi Pasca Ekonomi Thailand Minus 12,2% )

Adapun, data ekonomi terbaru dari pemerintah Skotlandia memberikan data sementara untuk PDB kuartal II-2020 turun hingga 19,7%. Sebelumnya, di kuartal I-2020 ekonomi Skotlandia sudah minus 2,5%.

Ekonom Core Piter Abdullah mengatakan adanya penambahan jumlah negara yang alami resesi ini membuktikan Indonesia juga akan terdampak. Tanda Indonesia masuk resesi sudah semakin nyata.

"Padahal kita semua sedang menghadapi gelombang tsunami resesi global yang sama," ujar Piter saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (21/8/2020).

(Baca Juga: Stop Bicara Pertumbuhan Ekonomi Melulu, Bisa Kehilangan Makna )

Dia melanjutkan resesi di Skotlandia tidak banyak berdampak ke Indonesia. Hal pasalnya hubungan kerja sama dagang dengan Indonesia masih kecil.

" Kita dengan skotlandia dan negara-negara lain didunia sama-sama sedang menghadapi masalah yang sama yaitu wabah covid-19," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Rekomendasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved