PLN EPI Jamin Pasokan Energi Primer Andal Dukung Perayaan Iduladha

Jum'at, 14 Juni 2024 - 20:19 WIB
loading...
PLN EPI Jamin Pasokan...
PLN EPI memastikan pasokan energi primer untuk pembangkit dalam kondisi aman untuk mendukung perayaan Hari Raya Iduladha 1445 Hijriyah. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sub Holding PT PLN Energi Primer Indonesia ( PLN EPI ) memastikan pasokan energi primer untuk pembangkit dalam kondisi aman untuk mendukung perayaan Hari Raya Iduladha 1445 Hijriyah. PLN EPI pun menjamin pasokan listrik untuk masyarakat aman dengan terpenuhinya stok batu bara, gas, dan bahan bakar minyak (BBM).

Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara memastikan PLN EPI siap menjaga pasokan energi primer tetap andal agar masyarakat dapat menikmati perayaan Iduladha 1445 Hijriyah dengan nyaman.

"Pada momen Hari Raya Iduladha, kami pastikan listrik aman, sehingga masyarakat tidak terganggu pada saat merayakan ibadah. Kami ingin masyarakat Indonesia merasa nyaman dan tenteram dalam menjalankan ibadah dan berkumpul dengan keluarga," ujar Iwan dalam keterangan resmi, Jumat (14/6/2024).

Baca Juga: PLN EPI Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Pesisir Marunda

Iwan menyampaikan, PLN EPI memperkuat rantai pasok dan memastikan kebutuhan energi primer seluruh unit pembangkit tercukupi. Saat ini kondisi stok batu bara secara umum dalam kondisi sangat aman.

"Saat ini Hari Operasi Produksi (HOP) batu bara berada dalam posisi sangat baik, rata-rata berada di 25-28 HOP, untuk BBM 7-16 HOP, dan untuk pasokan Gas dan LNG terpenuhi sesuai jadwal pengiriman energi primer," ungkap Iwan.

Iwan merinci, per 13 Juni 2024 stok rata-rata batu bara PLTU PLN di Jawa, Madura dan Bali sebesar 25 HOP, Kondisi stok rata-rata batu bara PLTU PLN di Sumatera – Kalimantan (Sumkal) sebesar 20,8 HOP. Sedangkan stok rata-rata batu bara PLTU PLN di Sulawesi – Maluku – Papua – Nusa Tenggara (Sulmapana) sebesar 27,8 HOP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
Jawab Perluasan Biodiesel...
Jawab Perluasan Biodiesel B50 untuk Industri, Bpfilters Hadirkan Filter Solar Terbaru
Harmonisasi Tata Ruang...
Harmonisasi Tata Ruang Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional
Pertamina Patra Niaga-MEPS...
Pertamina Patra Niaga-MEPS Kerja Sama Perkuat Keandalan Operasional Kilang
61 Tahun Melayani: PGN...
61 Tahun Melayani: PGN Terus Bergerak Menjadi Pilar Ketahanan Energi Indonesia
10 Provinsi Sepakat...
10 Provinsi Sepakat Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi di Rakergub FKD-MPU 2026
Prabowo di KTT ke-48...
Prabowo di KTT ke-48 ASEAN: Ketahanan Energi Salah Satu Isu Penting yang Kita Hadapi Saat Ini
Sudirman Said Ungkap...
Sudirman Said Ungkap Tiga Faktor yang Mengancam Keamanan Energi
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Berita Terkini
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved