Menghindari Pamer Kekayaan, Orang Kaya China Pakai Mode Hemat
Selasa, 18 Juni 2024 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Perlambatan ini paling terasa di China karena ketidakpastian ekonomi membebani pembeli kelas menengah dan membuat mereka yang masih mampu membeli barang mewah cenderung berhati-hati karena tidak ingin dicap sombong.
"Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kami memiliki apa yang disebut rasa malu mewah di China," kata mitra Bain, Federica Levato.
Dalam lingkungan meningkatnya angka pengangguran, krisis sosial dan ekonomi, orang China yang lebih kaya, yang telah kembali bepergian, telah mengalihkan pengeluaran mereka ke luar Daratan.
"Setelah dua setengah tahun pertumbuhan, ada kelelahan pada barang-barang mewah pribadi," kata Levato lebih lanjut.
Beiersdorf (BEIG.DE), Jerman mengatakan, bahwa mereka harus bersaing dengan pasar perawatan kulit mewah China yang "sangat menurun" tahun ini, meskipun krim La Prairie-nya, yang harganya ratusan dolar AS per toples, telah memperoleh pangsa pasar.
"Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kami memiliki apa yang disebut rasa malu mewah di China," kata mitra Bain, Federica Levato.
Dalam lingkungan meningkatnya angka pengangguran, krisis sosial dan ekonomi, orang China yang lebih kaya, yang telah kembali bepergian, telah mengalihkan pengeluaran mereka ke luar Daratan.
"Setelah dua setengah tahun pertumbuhan, ada kelelahan pada barang-barang mewah pribadi," kata Levato lebih lanjut.
Beiersdorf (BEIG.DE), Jerman mengatakan, bahwa mereka harus bersaing dengan pasar perawatan kulit mewah China yang "sangat menurun" tahun ini, meskipun krim La Prairie-nya, yang harganya ratusan dolar AS per toples, telah memperoleh pangsa pasar.
Lihat Juga :