Bukan Hanya Rupiah, Ini Isi Bahasan Sri Mulyani Cs dan Jokowi di Istana
Kamis, 20 Juni 2024 - 20:44 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani mengungkapkan, apa saja yang dibahas dalam pertemuan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana pada sore hari tadi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani mengungkapkan, apa saja yang dibahas dalam pertemuan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana pada sore hari tadi. Diterangkan yang menjadi bahasan yakni dinamika market hingga perkembangan pembahasan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dengan DPR.
Baca Juga: Ditopang Permintaan Domestik, Ekonomi Diyakini Akan Tumbuh di Atas 5%
Tidak hanya KSSK yang terdiri dari MenkeuSri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar. Hadir juga dalam pertemuan tersebut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Saya bersama dengan Pak Gubernur BI, Ketua DK OJK dan Ketua DK LPS di dalam forum KSSK juga menyampaikan kepada bapak presiden berbagai perkembangan terkini, dinamika market, juga dari sisi perkembangan pembahasan APBN kita dengan DPR karena kita dalam penyusunan RAPBN 2025," kata Sri Mulyani dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/6/2024).
Baca Juga: Sri Mulyani Cs Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5,2% di 2024, Didorong Aktivitas Pemilu
Ia mengatakan, bahwa saat ini baik dari sisi global menyangkut global politic dan berbagai perkembangan yang terjadi dari perekonomian di Amerika Serikat (AS), Eropa dan China memiliki potensi pengaruh spill over ke perekonomian Indonesia.
"Dan itu akan kita pantau bagaimana meminimalkan dampak negatif kalau terjadi keputusan mengenai fed fund rate, yang beberapa kali akan menurunkan suku bunga dan juga perkembangan di Eropa," jelasnya.
Baca Juga: Ditopang Permintaan Domestik, Ekonomi Diyakini Akan Tumbuh di Atas 5%
Tidak hanya KSSK yang terdiri dari MenkeuSri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar. Hadir juga dalam pertemuan tersebut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Saya bersama dengan Pak Gubernur BI, Ketua DK OJK dan Ketua DK LPS di dalam forum KSSK juga menyampaikan kepada bapak presiden berbagai perkembangan terkini, dinamika market, juga dari sisi perkembangan pembahasan APBN kita dengan DPR karena kita dalam penyusunan RAPBN 2025," kata Sri Mulyani dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/6/2024).
Baca Juga: Sri Mulyani Cs Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5,2% di 2024, Didorong Aktivitas Pemilu
Ia mengatakan, bahwa saat ini baik dari sisi global menyangkut global politic dan berbagai perkembangan yang terjadi dari perekonomian di Amerika Serikat (AS), Eropa dan China memiliki potensi pengaruh spill over ke perekonomian Indonesia.
"Dan itu akan kita pantau bagaimana meminimalkan dampak negatif kalau terjadi keputusan mengenai fed fund rate, yang beberapa kali akan menurunkan suku bunga dan juga perkembangan di Eropa," jelasnya.
Lihat Juga :