Jokowi Lemas Saat Mendengar Event MotoGP Mandalika Butuh 13 Izin
Senin, 24 Juni 2024 - 14:47 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sempat lemas mendengar ruwetnya urusan perizinan penyelenggaraan event MotoGP di sirkuit Mandalika. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengaku sempat lemas mendengar ruwetnya urusan perizinan penyelenggaraan event MotoGP di sirkuit Mandalika. Dirinya menyebut butuh 13 izin untuk bisa menyelenggarakan event balapan motor ber-cc besar itu.
Awalnya Jokowi menyebut bahwa penyelenggaraan event MotoGP Mandalika bisa menumbuhkan ekonomi Indonesia mencapai Rp4 triliun. Baca Juga: MotoGP Mandalika 2024 Digelar September, Efek Ekonominya Bisa Capai Rp4 Triliun
"Saya berikan contoh saja, MotoGP di Mandalika. Saya cek ke panita, ini efeknya luar biasa, dampak ekonominya Rp4,3 triliun. Bisa menyerap melibatkan tenaga kerja 8 ribu, UMKM yang terlibat kurang lebih 1.000," kata Jokowi dalam sambutannya pada Peresmian Digitalisasi Layanan Penyelenggaraan Event, The Tribrata, Jakarta, Senin (24/6/2024).
Meski senang dengan dampak terhadap perekonomian, namun Jokowi merasa lemas mendengar banyakan perizinan yang harus diurus. Baca Juga: Rebut Peluang Investasi Rp465 Triliun, Jokowi Minta Perizinan Industri Kelar dalam Hitungan Jam
"Tapi begitu saya tanya, bagaimana mengenai perizinan, lemes saya. Ternyata ada 13 izin yang harus diurus. Tapi namanya bukan perizinan, namanya surat rekomendasi. Sebetulnya sama saja, perizinan itu cuma diganti nama saja, dihaluskan menjadi surat rekomendasi. Ada yang namanya surat pemberitahuan, tapi namanya izin," kata Jokowi.
Awalnya Jokowi menyebut bahwa penyelenggaraan event MotoGP Mandalika bisa menumbuhkan ekonomi Indonesia mencapai Rp4 triliun. Baca Juga: MotoGP Mandalika 2024 Digelar September, Efek Ekonominya Bisa Capai Rp4 Triliun
"Saya berikan contoh saja, MotoGP di Mandalika. Saya cek ke panita, ini efeknya luar biasa, dampak ekonominya Rp4,3 triliun. Bisa menyerap melibatkan tenaga kerja 8 ribu, UMKM yang terlibat kurang lebih 1.000," kata Jokowi dalam sambutannya pada Peresmian Digitalisasi Layanan Penyelenggaraan Event, The Tribrata, Jakarta, Senin (24/6/2024).
Meski senang dengan dampak terhadap perekonomian, namun Jokowi merasa lemas mendengar banyakan perizinan yang harus diurus. Baca Juga: Rebut Peluang Investasi Rp465 Triliun, Jokowi Minta Perizinan Industri Kelar dalam Hitungan Jam
"Tapi begitu saya tanya, bagaimana mengenai perizinan, lemes saya. Ternyata ada 13 izin yang harus diurus. Tapi namanya bukan perizinan, namanya surat rekomendasi. Sebetulnya sama saja, perizinan itu cuma diganti nama saja, dihaluskan menjadi surat rekomendasi. Ada yang namanya surat pemberitahuan, tapi namanya izin," kata Jokowi.
Lihat Juga :