Industri Tekstil Babak Belur, Sritex Akui PHK 3.000 Karyawan
Selasa, 25 Juni 2024 - 17:32 WIB
loading...
Sritex mengakui telah melakukan PHK ribuan karyawan sejak tahun lalu. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex angkat bicara terkait gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang terjadi di industri tekstil. Sritex yang dikenal sebagai produsen seragam militer itu telah melakukan PHK 3.000 karyawan tahun lalu akibat efisiensi.
Direktur Keuangan Sritex Welly Salam menjelaskan keputusan PHK 35% karyawan tersebut dilakukan sebagai upaya efisiensi perusahaan. Saat ini PT Sritex masih mempertahankan 11.000 orang karyawan untuk mendukung keberlangsungan usaha.
"Sepanjang tahun 2023 jumlah pengurangan karyawan adalah sekitar 3.000 orang sehubungan dengan program efisiensi untuk mendukung operasional dan kelangsungan usaha," ujar Welly saat dihubungi, Selasa (25/6/2024).
Baca Juga: Badai PHK Hantam Industri Lokal, Wakil Ketua DPR: Pengambil Kebijakan Tak Punya Hati
Welly menjelaskan keputusan tersebut diambil lantaran menimbang kondisi perusahaan yang tengah bertahan usai Pandemi Covid-19. Pertimbangan lain ialah banyak tantangan yang dihadapi.
Direktur Keuangan Sritex Welly Salam menjelaskan keputusan PHK 35% karyawan tersebut dilakukan sebagai upaya efisiensi perusahaan. Saat ini PT Sritex masih mempertahankan 11.000 orang karyawan untuk mendukung keberlangsungan usaha.
"Sepanjang tahun 2023 jumlah pengurangan karyawan adalah sekitar 3.000 orang sehubungan dengan program efisiensi untuk mendukung operasional dan kelangsungan usaha," ujar Welly saat dihubungi, Selasa (25/6/2024).
Baca Juga: Badai PHK Hantam Industri Lokal, Wakil Ketua DPR: Pengambil Kebijakan Tak Punya Hati
Welly menjelaskan keputusan tersebut diambil lantaran menimbang kondisi perusahaan yang tengah bertahan usai Pandemi Covid-19. Pertimbangan lain ialah banyak tantangan yang dihadapi.
Lihat Juga :