Meski Dihujat, Ini 3 Alasan Thailand Ingin Gabung BRICS dalam Waktu Dekat

Rabu, 26 Juni 2024 - 16:03 WIB
loading...
A A A
Dikutip dari Global Times, Thailand menekankan pentingnya memprioritaskan multilateralisme dan memperkuat peran negara-negara berkembang di arena internasional, yang sejalan dengan prinsip-prinsip BRICS. Pada dasarnya Thailand ingin berpartisipasi dalam kelompok tersebut untuk meningkatkan peluang membangun banyak hubungan bilateral di panggung internasional. Baca Juga: Dolar AS Tetap Eksis, Ini Bukti Dedolarisasi BRICS Jalan di Tempat

2. Ingin Negara Berkembang Memainkan Peran Besar di Sisi Ekonomi

Menteri Luar Negeri Thailand Maris Sangiampongsa, melihat jaringan negara-negara BRICS sebagai peluang ekonomi dan berbicara tentang keadilan dan kesetaraan bagi negara-negara berkembang. "Ini adalah tentang negara-negara berkembang yang memainkan peran lebih besar dalam mengendalikan urusan dunia," ujarnya pada tanggal 13 Juni 2024 dalam acara BRICS.

Thailand mengharapkan keanggotaannya dapat meningkatkan partisipasinya dalam kebijakan ekonomi internasional dan “menciptakan tatanan dunia baru,” menurut pernyataan pers juru bicara pemerintah Chai Wacharonke.

Dalam hal ini, Thailand dapat mendorong lebih banyak negara di Asia Tenggara untuk mengambil langkah maju, karena Malaysia dan Indonesia juga telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan BRICS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Rekomendasi
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
3 Fakta Tentara Israel...
3 Fakta Tentara Israel Sangat Lemah dalam Pertempuran Jarak Dekat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved