Properti Komersial Jadi Incaran, Paramount Land Luncurkan Hampton East
Kamis, 27 Juni 2024 - 18:06 WIB
loading...
Paramount Land memastikan minat atas properti komersial di kawasan bisnis Manhattan Distric di Gading Serpong masih tinggi. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - Tangerang, khususnya Kota Gading Serpong, masih menjadi daerah favorit masyarakat yang memburu properti komersial di kawasan Jabodetabek. Hal ini ditandai dengan semakin ramainya pusat-pusat bisnis dan komersial yang tersebar di berbagai area, termasuk sisi selatan Gading Serpong yang berbatasan dengan area pengembangan BSD dan Tangerang Selatan.
Salah satu pengembang utama Kota Gading Serpong, Paramount Land, melalui riset pasar yang komprehensif mendapati bahwa kebutuhan masyarakat akan produk komersial masih tinggi. Hal itu ditunjukkan dari tren pembukaan bisnis baru di area komersial pengembangan Paramount Gading Serpong yang mencapai lebih dari 100 bisnis setiap bulannya.
Baca Juga: Sektor Properti Bangkit di 2025, Program 3 Juta Rumah Jadi Pendorong
Project Management Director Paramount Land Cok Putra Tri Utama mengatakan, untuk itu pihaknya terusmenghadirkan produk-produk properti komersial sesuai kebutuhan dan selera masyarakat.Produk-produk komersial bernilai tinggi itu antara lain dihadirkan melalui Central Business District (CBD) seperti area komersial Pisa Grande, Sorrento, Aniva, dan sekitarnya, termasuk Manhattan District yang saat ini menjadi salah satu fokus utama pengembangan Paramount Land.
"Manhattan District merupakan episentrum bisnis terbesar di Gading Serpong dengan luas mencapai 22 hektare (ha) yang terdiri dari area-area komersial beragam konsep yang saling terintegrasi," ungkapnya di Jakarta, kamis (27/6/2024).
Cok Putra mengatakan, perkembangan penjualan produk Manhattan District sangat baik, di mana hingga April 2024, total 95% produk telah terserap oleh pasar. Menjawab kebutuhan yang masih tinggi, lanjut dia, Paramount Land kini menghadirkan area komersial Hampton East.
Baca Juga: Hizbullah Ikuti Irama Perang Israel, Mengapa?
Salah satu pengembang utama Kota Gading Serpong, Paramount Land, melalui riset pasar yang komprehensif mendapati bahwa kebutuhan masyarakat akan produk komersial masih tinggi. Hal itu ditunjukkan dari tren pembukaan bisnis baru di area komersial pengembangan Paramount Gading Serpong yang mencapai lebih dari 100 bisnis setiap bulannya.
Baca Juga: Sektor Properti Bangkit di 2025, Program 3 Juta Rumah Jadi Pendorong
Project Management Director Paramount Land Cok Putra Tri Utama mengatakan, untuk itu pihaknya terusmenghadirkan produk-produk properti komersial sesuai kebutuhan dan selera masyarakat.Produk-produk komersial bernilai tinggi itu antara lain dihadirkan melalui Central Business District (CBD) seperti area komersial Pisa Grande, Sorrento, Aniva, dan sekitarnya, termasuk Manhattan District yang saat ini menjadi salah satu fokus utama pengembangan Paramount Land.
"Manhattan District merupakan episentrum bisnis terbesar di Gading Serpong dengan luas mencapai 22 hektare (ha) yang terdiri dari area-area komersial beragam konsep yang saling terintegrasi," ungkapnya di Jakarta, kamis (27/6/2024).
Cok Putra mengatakan, perkembangan penjualan produk Manhattan District sangat baik, di mana hingga April 2024, total 95% produk telah terserap oleh pasar. Menjawab kebutuhan yang masih tinggi, lanjut dia, Paramount Land kini menghadirkan area komersial Hampton East.
Baca Juga: Hizbullah Ikuti Irama Perang Israel, Mengapa?
Lihat Juga :