IHSG Hari Ini Rawan Profit Taking, Saham Bank Jadi Penggerak
Jum'at, 28 Juni 2024 - 07:40 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam kondisi rawan profit taking di perdagangan Jumat (28/6/2024). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) masih berada dalam kondisi rawan profit taking di perdagangan Jumat (28/6/2024). Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan, IHSG terindikasi sangat overbought sejalan dengan kondisi overbought pada mayoritas saham bank yang menjadi mover IHSG di Kamis (27/6) kemarin.
Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat ke 6.967 Sore Ini, 306 Saham Menghijau
Dari eksternal, hasil stress test bank di AS menunjukan bahwa sektor perbankan di Amerika Serikat (AS) mampu bertahan dalam kondisi severe recession. Kondisi ini berdampak positif terhadap kepercayaan pasar di tengah kondisi suku bunga tinggi saat ini.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Menguat Tipis ke 6.929, Transaksi Awal Rp278,51 Miliar
Dampaknya terlihat dari penguatan signifikan Harga saham bank, khususnya bank-bank besar pada perdagangan Kamis kemarin. Akan tetapi, nilai tukar Rupiah masih cenderung stagnan di perdagangan kemarin.
“Meski demikian, sebaiknya jangan terlalu agresif dalam mengakumulasi saham bank saat ini. Pasalnya, Harga saham-saham bank terindikasi overbought di harga saat ini,” kata Valdy dalam keterangannya, Jumat (28/6/2024).
Valdy merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati antara lain, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat ke 6.967 Sore Ini, 306 Saham Menghijau
Dari eksternal, hasil stress test bank di AS menunjukan bahwa sektor perbankan di Amerika Serikat (AS) mampu bertahan dalam kondisi severe recession. Kondisi ini berdampak positif terhadap kepercayaan pasar di tengah kondisi suku bunga tinggi saat ini.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Menguat Tipis ke 6.929, Transaksi Awal Rp278,51 Miliar
Dampaknya terlihat dari penguatan signifikan Harga saham bank, khususnya bank-bank besar pada perdagangan Kamis kemarin. Akan tetapi, nilai tukar Rupiah masih cenderung stagnan di perdagangan kemarin.
“Meski demikian, sebaiknya jangan terlalu agresif dalam mengakumulasi saham bank saat ini. Pasalnya, Harga saham-saham bank terindikasi overbought di harga saat ini,” kata Valdy dalam keterangannya, Jumat (28/6/2024).
Valdy merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati antara lain, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
(akr)
Lihat Juga :