alexametrics

Genjot Laba, Madusari Murni Fokus Garap Tiga Rencana Kerja

loading...
Genjot Laba, Madusari Murni Fokus Garap Tiga Rencana Kerja
(Kiri-kanan) Direktur PT Madusari Murni Indah Tbk Donny Winarno, Direktur Utama Adikin Basirun, dan Direktur Jose G Tan saat menggelar konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakarta, Rabu (21/5/2019). Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - PT Madusari Murni Indah Tbk. mencatat kenaikkan laba di tahun 2018. Dan untuk mendongkrak laba pada 2019, jajaran direksi membidik tiga target kerja, termasuk di antaranya meningkatkan volume ekspor.

“Berdasarkan laporan keuangan Tahun Buku 2018 (audited), laba sebelum pajak Molindo Group tercatat Rp129.117.500.000 atau tumbuh sebesar 11,5% dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Adikin Basirun, Direktur Utama PT Madusari Murni Indah Tbk dalam konferensi pers seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (21/5/2019).

Disampaikannya, kinerja keuangan PT Madusari Murni Indah Tbk. per Desember 2018 lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Antara lain Net Profit after Tax (NPAT) sebesar 7,90% dari sebelumnya 7,74%, Earning Before Income Tax Depreciation and Amortization (EBITDA) 14,70% menjadi 16,31%, Gross Proft Margin naik dari 32,33% menjadi 35,8%. Sedangkan Current Ratio menunjukkan peningkatan 2,39% dari sebelumnya 2,14%.

“Kedepannya, Molindo telah menetapkan tiga target kerja yaitu mengembangkan bisnis ekspor etanol secara regional, meningkatkan kapasitas secara bertahap, dan memasang Unit Distilasi 2 di Lawang-Malang untuk memperbaiki kualitas dan meningkatkan kapasitas,” kata Adikin Basirun.

Donny Winarno, Direktur PT Madusari Murni Indah Tbk mengatakan, saat ini kapasitas terpasang perusahaan mencapai 80 juta liter per tahun. Guna menjaga kinerja perseroan di tahun ini, maka kapasitasnya akan dinaikkan menjadi 100 juta liter.

“Kami memang sudah puluhan di industry ini, tapi kami harus terus berinovasi dengan memperkuat R&D. Pasar ethanol sendiri sudah tercipta sejak puluhan tahun, karena itu perlu kita perluas pasarnya,” tuturnya.

Dia mencontohkan, perseroan sudah bekerja sama dengan pabrik tinta cetak untuk menggantikan bahan kimia lainnya dengan ethanol yang diproduksi PT Madusari Murni Indah Tbk. “Tahun lalu produksi dikirim ke lima negara dan 2019 kami akan tambah negara tujuan ekspornya. Komposisi ekspor dan domestik sekitar 35% untuk pasar ekspor dan sisanya terserap di dalam negeri yang didominasi F&B dan kosmetik,” tuturnya.

Susunan Manajemen Baru


Dalam keterangan resminya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui pengunduran diri Henny Rustanto selaku Komisaris Perseroan, Adikin Basirun selaku Komisaris Independen Perseroan, Arief Goenadibrata selaku Direktur Utama Perseroan, dan Yonky Saputra Sim selaku Direktur Independen Perseroan terhitung efektif sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa.

Rapat juga menyetujui penunjukan Rodolfo C Balmater selaku Komisaris Independen Perseroan yang baru, Adikin Basirun selaku Direktur Utama Perseroan yang baru, serta Jose G Tan sebagai Direktur Perseroan yang baru. Mereka terhitung efektif sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, di mana masa jabatannya akan mengikuti masa jabatan dari anggota Direksi dan dewan Komisaris Perseroan lainnya.

Dengan demikian, susunan Pengurus Perseroan terbaru untuk Dewan Komisaris, yaitu Sandojo Rustanto sebagai Komisaris Utama, Indra Winarno (Komisaris), Handojo Rustanto (Komisaris), Irene Rustanto (Komisaris), I Nyoman Darma (Komisaris Independen), dan Rodolfo C Balmater (Komisaris Independen). Sedangkan jajaran direksi ditempati oleh Adikin Basirun sebagai Direktur Utama, Donny Winarno (Direktur), dan Jose G Tan (Direktur).
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak