Ekonom Ini Ramal IHSG Tembus 7.000 di Akhir 2021, Lebaykah?
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 22:09 WIB
loading...
A
A
A
"Outlook ke depan tentu lebih baik. Saya perkirakan pertumbuhan ekonomi di 2021 mencapai angka 6%. Karena tingginya pent-up demand atau konsumsi yang tertunda," ujarnya.
Dia juga memproyeksikan tingkat investasi asing langsung kemungkinan melonjak. Hal ini akibat pandemi Corona yang menjadi game changer dalam arah ekonomi global.
"Prediksi saya IHSG ke 7.000 di akhir 2021. Kebijakan pemerintah dan BI sudah tepat dalam melawan efek pandemi ini," ujarnya. ( Baca juga:Permintaan Rumah Subsidi Naik Gila-Gilaan, Pertanda Apa? )
Sementara itu, Director & Chief Investment Officer Fixed Income Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Ezra Nazula menilai, sejauh ini pasar menerima dengan positif kebijakan burden sharing antara pemerintah dan BI.
"Karena skema ini memungkinkan pembiayaan defisit tanpa memberi tekanan berlebih di pasar obligasi. Di saat yang sama juga mengurangi beban pemerintah," ujar Ezra.
Dia juga memproyeksikan tingkat investasi asing langsung kemungkinan melonjak. Hal ini akibat pandemi Corona yang menjadi game changer dalam arah ekonomi global.
"Prediksi saya IHSG ke 7.000 di akhir 2021. Kebijakan pemerintah dan BI sudah tepat dalam melawan efek pandemi ini," ujarnya. ( Baca juga:Permintaan Rumah Subsidi Naik Gila-Gilaan, Pertanda Apa? )
Sementara itu, Director & Chief Investment Officer Fixed Income Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Ezra Nazula menilai, sejauh ini pasar menerima dengan positif kebijakan burden sharing antara pemerintah dan BI.
"Karena skema ini memungkinkan pembiayaan defisit tanpa memberi tekanan berlebih di pasar obligasi. Di saat yang sama juga mengurangi beban pemerintah," ujar Ezra.
Lihat Juga :