Uni Eropa Hantam Mobil Listrik China dengan Tarif Impor Tinggi Mulai Besok 5 Juli

Kamis, 04 Juli 2024 - 19:18 WIB
loading...
A A A
Sedangkan pembuat mobil lain yang masih dalam investigasi bakal merasakan tarif rata-rata 20,8%. Sedangkan untuk perusahaan non-kerja sama lainnya mencapai 37,6%, menurut keterangan resmi.

Di sisi lain China sudah berulang kali membantah tuduhan dari AS dan Uni Eropa terkait 'subsidi tidak adil'. Beijing dituding memberikan subsidi kelebihan produksi untuk membanjiri pasar barat dengan produk murah.

Tarif bea impor baru mulai berlaku pada hari Jumat, tetapi bersifat sementara, sedangkan penyelidikan terhadap dukungan negara China untuk pembuat EV negara itu terus berlanjut.

Siapa Pemenang Perang Dagang Eropa versus China?

Bukan hanya brand China yang terpengaruh oleh langkah tersebut. Perusahaan-perusahaan Barat yang membuat mobil di China juga mendapat sorotan dari Brussels. Dengan memberlakukan tarif, Brussels mengatakan pihaknya berusaha memperbaiki apa yang dilihatnya sebagai pasar yang terdistorsi.

Keputusan UE mungkin tampak sedikit lebih lunak apabila dibandingkan dengan AS yang belum lama ini menerapkan tarif menjadi 100% dari 25% pada Mei lalu. EV China adalah pemandangan yang relatif langka di jalan-jalan AS, akan tetapi jauh lebih umum di UE.

Sementara itu impor China ke Eropa sebagian besar didominasi oleh mobil Tesla, Dacia dan BMW yang diproduksi di sana. Group Transport and Environment (T&E) yang berbasis di Brussels telah memproyeksikan bahwa merek China dapat mencapai 11% dari pasar EV Eropa pada tahun 2024, dan 20% pada tahun 2027.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Rekomendasi
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved