Bank Jatim Dukung Pemprov Jatim Salurkan Bantuan ke Ribuan Buruh Pabrik Rokok
Jum'at, 05 Juli 2024 - 08:43 WIB
loading...
Bank Jatim dan Pemprov Jatim kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada buruh pabrik. FOTO/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) bersama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT).
Kali ini, BLT diberikan kepada 1.000 buruh pabrik dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) di PT HM Sampoerna Rungkut 2. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pj. Gubernur Jatim Adhy Karyono bersama Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman.
Adhy menjelaskan, total ada 13.469 buruh dan pekerja pabrik rokok di Jatim yang mendapatkan BLT dari DBHCT. Namun, BLT yang disalurkan kepada Sampoerna kali ini untuk 1.000 buruh. Masing-masing buruh mendapat BLT DBHCT sebanyak Rp1.031.145 dalam bentuk Tabungan Siklus Bank Jatim. Diakui Adhy, jumlah buruh di pabrik rokok tahun ini meningkat cukup pesat.
“Tahun lalu hanya 9 ribuan, tetapi tahun ini telah menyentuh angka 13 ribu. Artinya, memang ada peningkatan penyerapan tenaga kerja buruh di pabrik rokok,” paparnya, Jumat (5/6/2024).
Baca Juga: Bank Jatim dan PW Muhammadiyah Jatim Teken Kerja Sama Layanan Keuangan
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6 Tahun 2024 dan Peraturan Gubernur Jatim Nomor 84 Tahun 2023, provinsi setempat mendapat sebesar 3 persen dari total penerimaan negara, yakni sebesar Rp2,77 triliun.
"Dari 3 persen itu pendapatannya kita bagi secara merata. Namun, tugas Pemprov Jatim lintas wilayah, yang domisili Surabaya misal DBHCHT diberikan oleh daerah. Jadi semua akan dapat," kata Adhy.
Kali ini, BLT diberikan kepada 1.000 buruh pabrik dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) di PT HM Sampoerna Rungkut 2. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pj. Gubernur Jatim Adhy Karyono bersama Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman.
Adhy menjelaskan, total ada 13.469 buruh dan pekerja pabrik rokok di Jatim yang mendapatkan BLT dari DBHCT. Namun, BLT yang disalurkan kepada Sampoerna kali ini untuk 1.000 buruh. Masing-masing buruh mendapat BLT DBHCT sebanyak Rp1.031.145 dalam bentuk Tabungan Siklus Bank Jatim. Diakui Adhy, jumlah buruh di pabrik rokok tahun ini meningkat cukup pesat.
“Tahun lalu hanya 9 ribuan, tetapi tahun ini telah menyentuh angka 13 ribu. Artinya, memang ada peningkatan penyerapan tenaga kerja buruh di pabrik rokok,” paparnya, Jumat (5/6/2024).
Baca Juga: Bank Jatim dan PW Muhammadiyah Jatim Teken Kerja Sama Layanan Keuangan
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6 Tahun 2024 dan Peraturan Gubernur Jatim Nomor 84 Tahun 2023, provinsi setempat mendapat sebesar 3 persen dari total penerimaan negara, yakni sebesar Rp2,77 triliun.
"Dari 3 persen itu pendapatannya kita bagi secara merata. Namun, tugas Pemprov Jatim lintas wilayah, yang domisili Surabaya misal DBHCHT diberikan oleh daerah. Jadi semua akan dapat," kata Adhy.
Lihat Juga :