5 Perusahaan Minyak Terbesar di Rusia, Tertinggi Cetak Laba Rp225,7 Triliun

Sabtu, 06 Juli 2024 - 11:07 WIB
loading...
A A A
Perusahaan energi Rusia milik negara, Gazprom menggarap semua sektor dalam industri minyak dan gas, mulai dari hulu hingga hilir serta menghasilkan panas dan listrik.

Perusahaan ini termasuk di antara empat produsen minyak terbesar Rusia. Buat urusan produksi dilakukan oleh anak perusahaannya, Gazprom Neft.

Deposit minyak dikembangkan terutama di Daerah Otonomi Yamal-Nenets dan Khanty-Mansi – Yugra. Dari wilayah tersebut menghasilkan 41,6 juta ton minyak pada tahun 2020.

Gazprom juga memiliki salah satu cadangan gas alam terbesar di dunia, masing-masing menyumbang sekitar 16% dan 71% dari cadangan global dan Rusia. Perusahaan ini juga merupakan salah satu produsen gas alam cair terbesar di negara ini. Sekitar 453 juta meter kubik gas alam dan gas diproduksi oleh perusahaan di 2020.

4. LukOil

Penjualan: USD71.8 miliar
Keuntungan: USD207.9 juta
Aset: USD81.5 miliar
Nilai Pasar: USD52.3 miliar

Didirikan pada tahun 1991 dan berkantor pusat di Moskow, LukOil adalah salah satu perusahaan minyak dan gas terbesar di dunia. LukOil mempekerjakan lebih dari 100,000 orang, serta menyediakan layanan bagi konsumen di lebih dari 100 negara.

Proyek pertumbuhan perusahaan berlokasi di Laut Kaspia Utara, Laut Baltik, wilayah Timan-Pechora, Siberia Barat, dan Uzbekistan. LukOil memproduksi 2,3 juta barel setara minyak (BOE) per hari pada tahun 2022.

Penyulingan untuk tahun 2022 mencapai 7 juta barel per hari. Cadangan hidrokarbon terbukti per 31 Desember 2022, sebesar 15,1 boe.

Selain kegiatan eksplorasi dan produksi gas dan minyaknya di seluruh Rusia, LukOil juga beroperasi di lebih dari 30 negara lain. Operasi penyulingan dan petrokimianya mencakup enam kilang di Rusia dan beberapa tersebar di seluruh Eropa.

LukOil juga mengoperasikan fasilitas pembangkit listrik di Rusia dan stasiun layanan bensin di Rusia, Eropa, dan AS.

5. Transneft

Penjualan: USD14.3 miliar
Keuntungan: USD2.1 miliar
Aset: USD44.1 miliar
Nilai Pasar: USD13.9 miliar

Transeft berbasis di Moskow dan didirikan pada tahun 1993, hingga menjadi salah satu perusahaan pipa minyak terbesar di dunia. Memindahkan minyak melalui pipa saluran pipa di Rusia, Transneft dikendalikan negara tetapi memperdagangkan saham preferen di Bursa Moskow.

Menurut situs web perusahaan, Transneft memiliki pipa utama sepanjang lebih dari 67.000 kilometer, yang setara dengan pengangkutan 82% pasokan minyak Rusia yang diekstraksi. Kapasitas tangki penyimpanan melebihi 24 juta meter kubik. Perusahaan ini juga memiliki lebih dari 500 stasiun pompa di seluruh Rusia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Rekomendasi
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
Berita Terkini
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved