Program Makan Gratis Prabowo Bikin Investor Waswas Soal Keuangan Indonesia

Senin, 08 Juli 2024 - 09:45 WIB
loading...
A A A
Di sisi lain beberapa investor mengungkap ada potensi keuntungan dalam era Prabowo, menunjuk pada bagaimana pemerintahannya berencana meningkatkan pendapatan dan meningkatkan kepatuhan pajak, dan membatasi defisit fiskal pada 2,8% dari PDB, atau lebih tinggi dari target 2,3% tahun ini.

"Dia juga berbicara tentang perlunya meningkatkan pendapatan fiskal ... jadi sebenarnya tidak sepenuhnya tentang peningkatan biaya," kata manajer investasi ABRDN untuk Asia, Jerome Tay.

Tay juga melihat arah positif terhadap obligasi pemerintah Indonesia dalam jangka menengah. Obligasi tersebut telah lama menjadi favorit di kalangan investor pasar negara berkembang karena 'carry' atau imbal hasil tinggi.

Spread antara imbal hasil obligasi Indonesia dan AS saat ini setengah dari 600 basis poin seperti dulu sebelum Federal Reserve mulai menaikkan suku bunga pada tahun 2022, namun masih menarik bagi investor.

Kerentanan Indonesia juga dirasa sudah berkurang, mengingat kepemilikan asing hanya menyumbang 14% dari obligasi pemerintah yang beredar. Sementara satu dekade lalu, mereka memiliki setengah obligasi.

Harapan bahwa Fed (bank sentral AS) akan segera mulai memangkas suku bunga, bakal memberikan kenyamanan bagi investor rupiah dan obligasi Indonesia. Seperti disampaikan Rudiyanto, seorang direktur di manajemen aset lokal Panin.

Tetapi risiko lain yang membayangi, terutama dari utang jatuh tempo yang sangat besar sekitar Rp800 triliun pada tahun 2025, hampir dua kali lipat dari tahun ini. Meskipun Sri Mulyani mengatakan tidak akan menjadi masalah, asalkan pemerintah mempertahankan kepercayaan pasar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Rupiah Tembus Rp17.930...
Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS, Risiko Impor Minyak Makin Besar
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Prabowo Angkat Nanik...
Prabowo Angkat Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Daftar 11 Pemimpin ASEAN...
Daftar 11 Pemimpin ASEAN yang Paling Sering Bepergian ke Luar Negeri, Prabowo Nomor Satu
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Rekomendasi
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Berita Terkini
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved