Pemkab Aceh Singkil Bersama Stakeholder Sepakati Lanskap Tata Kelola Sawit Berkelanjutan
Senin, 08 Juli 2024 - 17:08 WIB
loading...
A
A
A
"Kami harap Dashboard Forum Multi-Pihak PSDA yang dikembangkan dengan dukungan sistem KoltiTrace dapat mengakomodasi seluruh anggota forum dalam pelaporan, pengukuran serta memonitor perkembangan inisiatif bersama untuk mencapai Visi Lanskap maupun RAD-KSB yang menjadi mandat pemerintah daerah," jelas Mochamad Fachreza, Head of Sectors Koltiva.
Baca Juga: Dikira Maling, Ibu Hamil Melahirkan di Semak-semak Kebun Sawit Muaro Jambi
Penetapan Visi Lanskap Aceh Singkil dilakukan melalui proses kolaboratif yang melibatkan komunitas lokal, otoritas provinsi dan nasional, sektor swasta, dan lembaga swadaya masyarakat. Rangkaian diskusi difasilitasi oleh Forum Pengelolaan Sumber Daya Alam (FPSDA) dan Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Singkil hingga menghasilkan indikator tata kelola kelapa sawit berkelanjutan dan Dashboard Forum Multi-Pihak PSDA.
"Visi Lanskap Aceh Singkil yang disepakati ini diharapkan menjadi acuan bagi para pemangku kepentingan dalam menjalankan praktik pengelolaan sawit berkelanjutan termasuk penurunan laju deforestasi dan peningkatan produktivitas kelapa sawit," ujar Nassat Idris.
Baca Juga: Dikira Maling, Ibu Hamil Melahirkan di Semak-semak Kebun Sawit Muaro Jambi
Penetapan Visi Lanskap Aceh Singkil dilakukan melalui proses kolaboratif yang melibatkan komunitas lokal, otoritas provinsi dan nasional, sektor swasta, dan lembaga swadaya masyarakat. Rangkaian diskusi difasilitasi oleh Forum Pengelolaan Sumber Daya Alam (FPSDA) dan Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Singkil hingga menghasilkan indikator tata kelola kelapa sawit berkelanjutan dan Dashboard Forum Multi-Pihak PSDA.
"Visi Lanskap Aceh Singkil yang disepakati ini diharapkan menjadi acuan bagi para pemangku kepentingan dalam menjalankan praktik pengelolaan sawit berkelanjutan termasuk penurunan laju deforestasi dan peningkatan produktivitas kelapa sawit," ujar Nassat Idris.
(nng)
Lihat Juga :