IHSG Diprediksi Rawan Koreksi untuk Menguji Level 7.000-7.160

Rabu, 10 Juli 2024 - 08:22 WIB
loading...
IHSG Diprediksi Rawan...
Analis MNC Sekuritas mengatakan, saat ini posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan sedang terbatas sehingga akan rawan koreksi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Analis MNC Sekuritas mengatakan, saat ini posisi Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) diperkirakan sedang terbatas sehingga akan rawan koreksi. Sebelumnya IHSG menguat 0,26% ke 7,269 disertai dengan munculnya volume pembelian.

"Sehingga penguatan IHSG akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi untuk menguji rentang koreksi 7.000-7.160," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Rabu (10/7/2024).

Untuk IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada support 7.176, 7.099 dan resistance 7.356, 7.396.

Berikut empat saham rekomendasi MNC Sekuritas hari ini.

INDF - Spec Buy
Spec Buy: 5,925-5,950
Target Price: 6,075, 6,300
Stoploss: below 5,850

MAPI - Buy on Weakness
Buy on Weakness: 1,365-1,400
Target Price: 1,525, 1,670
Stoploss: below 1,320

TLKM - Buy on Weakness
Buy on Weakness: 3,020-3,080
Target Price: 3,180, 3,400
Stoploss: below 2,960

WIIM - Buy on Weakness
Buy on Weakness: 1,105-1,145
Target Price: 1,210, 1,445
Stoploss: below 1,070



Sebagai informasi pada penutupan IHSG kemarin, Selasa (9/7) terdapat 295 saham menguat, 255 saham melemah dan 240 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp10,8 triliun dari 16,7 miliar saham yang diperdagangkan dan ditransaksikan sebanyak 1,1 juta kali.

Indeks LQ45 menguat 0,56 persen ke 909,417, indeks JII melemah 0,77 persen ke 505,845, indeks IDX30 menguat 0,53 persen ke 454,759 dan indeks MNC36 menguat 0,66 persen ke 342,418. Untuk indeks sektoral yang menguat ada sektor industri 0,23 persen, konsumer siklikal 0,07 persen, finansial 1,26 persen, properti 0,22 persen.

Sedangkan sektor yang melemah ada energi 0,75%, barang baku 0,49%, konsumer non siklikal 0,3 persen, kesehatan 1,1%, teknologi 0,15%, infrastruktur 0,1 persen, transportasi 0,02%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dihantui Tarif AS, Rupiah...
Dihantui Tarif AS, Rupiah Terancam Tembus Rp17.000 - IHSG Rontok
Jelang Lebaran, IHSG...
Jelang Lebaran, IHSG Sepekan Naik 4,03 Persen
IHSG Meroket 3,80% Jelang...
IHSG Meroket 3,80% Jelang Libur Panjang ke Level 6.472
IHSG Ambruk 1,55% ke...
IHSG Ambruk 1,55% ke 6.161 Sore Ini, 523 Saham Melemah Berjamaah
IHSG Tenggelam sebelum...
IHSG Tenggelam sebelum Pengurus Danantara Diumumkan, Ini Respons Rosan Roeslani
IHSG Sesi Siang Turun...
IHSG Sesi Siang Turun 2,30% saat Ada 555 Saham Berjatuhan
IHSG Ambruk Lagi Sempat...
IHSG Ambruk Lagi Sempat Sentuh Level 5.986, Ini Sentimennya
Bahaya! Tren Penurunan...
Bahaya! Tren Penurunan IHSG Diprediksi Terus Menuju 5.838
Awal Pekan Depan, IHSG...
Awal Pekan Depan, IHSG Diprediksi Konsolidasi di Rentang 6.200-6.300
Rekomendasi
Elon Musk Tegaskan Akan...
Elon Musk Tegaskan Akan Bertahan di Gedung Putih hingga Misi DOGE Tuntas
Ariel NOAH Klarifikasi...
Ariel NOAH Klarifikasi soal Lagunya Bebas Dinyanyikan, Bukan Gratis tapi Tak Perlu Izin
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
Berita Terkini
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Ratusan Negara Lainnya
41 menit yang lalu
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor 32 Persen oleh Trump, Ini Profil Perdagangan Indonesia-AS
2 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32...
Kena Tarif Impor 32 Persen, Surplus Neraca Dagang Indonesia Terancam
2 jam yang lalu
Dihantui Tarif AS, Rupiah...
Dihantui Tarif AS, Rupiah Terancam Tembus Rp17.000 - IHSG Rontok
4 jam yang lalu
Efek Tarif Trump, Rupiah...
Efek Tarif Trump, Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp16.772 per USD
4 jam yang lalu
Tarif Trump Tambah Tekanan...
Tarif Trump Tambah Tekanan pada Ekonomi Dunia yang Sedang Sakit
5 jam yang lalu
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved