Rupiah Menguat ke Rp16.240, Powell Singgung Pemangkasan Suku Bunga AS
Rabu, 10 Juli 2024 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
Di Asia, data inflasi indeks harga produsen Jepang menunjukkan bahwa meskipun inflasi pabrik meningkat pada bulan Juni, inflasi tersebut masih relatif lemah, sehingga menambah keraguan mengenai apakah Bank of Japan akan memiliki cukup dorongan untuk terus melakukan pengetatan kebijakan.
Inflasi CPI China menyusut pada bulan Juni, mencerminkan rendahnya kepercayaan konsumen untuk berbelanja. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai seberapa besar pemulihan ekonomi yang sebenarnya sedang berlangsung di negara ini. Namun inflasi PPI China membaik, menyusut pada laju paling lambat sejak Februari 2023. Namun, disinflasi Tiongkok sebagian besar masih terjadi.
Dari sentimen domestik, Bank Indonesia (BI) melaporkan pada Juni 2024 kinerja penjualan eceran diperkirakan meningkat baik secara tahunan maupun secara bulanan. Hal tersebut tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2024 yang tercatat sebesar 232,8 atau secara tahunan tumbuh 4,4 persen year on year (yoy), meningkat dari 2,1 persen yoy pada April 2024.
Meningkatnya penjualan eceran didorong oleh Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya sebesar 0,8 persen yoy, Subkelompok Sandang 5,6 persen yoy, serta Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau 5,1 persen yoy.
Adapun Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi terkontraksi -5,9 persen yoy serta Peralatan Informasi dan Komunikasi -4,3 persen yoy mencatatkan perbaikan meski masih berada pada fase kontraksi.
Secara bulanan, kinerja penjualan eceran pada Juni 2024 diprakirakan meningkat dengan pertumbuhan sebesar 2,1 persen month to month (mtm), setelah pada periode sebelumnya terkontraksi 3,5 persen mtm.
Inflasi CPI China menyusut pada bulan Juni, mencerminkan rendahnya kepercayaan konsumen untuk berbelanja. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai seberapa besar pemulihan ekonomi yang sebenarnya sedang berlangsung di negara ini. Namun inflasi PPI China membaik, menyusut pada laju paling lambat sejak Februari 2023. Namun, disinflasi Tiongkok sebagian besar masih terjadi.
Dari sentimen domestik, Bank Indonesia (BI) melaporkan pada Juni 2024 kinerja penjualan eceran diperkirakan meningkat baik secara tahunan maupun secara bulanan. Hal tersebut tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2024 yang tercatat sebesar 232,8 atau secara tahunan tumbuh 4,4 persen year on year (yoy), meningkat dari 2,1 persen yoy pada April 2024.
Meningkatnya penjualan eceran didorong oleh Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya sebesar 0,8 persen yoy, Subkelompok Sandang 5,6 persen yoy, serta Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau 5,1 persen yoy.
Adapun Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi terkontraksi -5,9 persen yoy serta Peralatan Informasi dan Komunikasi -4,3 persen yoy mencatatkan perbaikan meski masih berada pada fase kontraksi.
Secara bulanan, kinerja penjualan eceran pada Juni 2024 diprakirakan meningkat dengan pertumbuhan sebesar 2,1 persen month to month (mtm), setelah pada periode sebelumnya terkontraksi 3,5 persen mtm.
Lihat Juga :