Arab Saudi Bela Rusia, Tebar Ancaman ke Uni Eropa
Rabu, 10 Juli 2024 - 21:22 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Rusia Vladimir Putin telah merayu Arab Saudi yang kaya akan minyak ini untuk melawan isolasi terhadap Moskow di panggung dunia dan menopang pasar energi. Putin melakukan kunjungan langka ke Arab Saudi dan UEA pada bulan Desember lalu.
Baca Juga: Tinggalkan Dolar AS, Transaksi Dagang Rusia dan SCO Tembus Rp5.400 T
Melansir laporan dari MEE, Putin meminta izin Putra Mahkota Mohammed bin Salman sebelum mempersenjatai pemberontak Houthi di Yaman dengan rudal jelajah anti-kapal. Pemimpin Saudi, yang mengobarkan perang brutal melawan Houthi yang didukung Iran, mendesak Putin untuk tidak mempersenjatai kelompok tersebut, dan Rusia menurutinya. Arab Saudi bersaing dengan Rusia untuk menjadi eksportir minyak mentah terbesar di dunia.
Seperti negara-negara Teluk lainnya, mata uang Arab Saudi dipatok dengan dolar AS dan menjual minyaknya dalam greenback, sehingga meningkatkan posisi dolar sebagai mata uang cadangan dunia. Pada Januari 2023, Arab Saudi mengatakan sedang mempertimbangkan untuk berdagang dalam mata uang selain dolar AS setelah ada laporan bahwa mereka sedang berdiskusi dengan China tentang penjualan minyak mentah dalam yuan.
Tidak jelas berapa banyak utang Eropa yang dimiliki Arab Saudi, tetapi cadangan mata uang asing bersih bank sentralnya mencapai USD445 miliar. Arab Saudi memiliki USD135,9 miliar dalam bentuk surat utang AS, menempatkannya di peringkat ke-17 di antara para investor dalam obligasi AS.
Baca Juga: Tinggalkan Dolar AS, Transaksi Dagang Rusia dan SCO Tembus Rp5.400 T
Melansir laporan dari MEE, Putin meminta izin Putra Mahkota Mohammed bin Salman sebelum mempersenjatai pemberontak Houthi di Yaman dengan rudal jelajah anti-kapal. Pemimpin Saudi, yang mengobarkan perang brutal melawan Houthi yang didukung Iran, mendesak Putin untuk tidak mempersenjatai kelompok tersebut, dan Rusia menurutinya. Arab Saudi bersaing dengan Rusia untuk menjadi eksportir minyak mentah terbesar di dunia.
Seperti negara-negara Teluk lainnya, mata uang Arab Saudi dipatok dengan dolar AS dan menjual minyaknya dalam greenback, sehingga meningkatkan posisi dolar sebagai mata uang cadangan dunia. Pada Januari 2023, Arab Saudi mengatakan sedang mempertimbangkan untuk berdagang dalam mata uang selain dolar AS setelah ada laporan bahwa mereka sedang berdiskusi dengan China tentang penjualan minyak mentah dalam yuan.
Tidak jelas berapa banyak utang Eropa yang dimiliki Arab Saudi, tetapi cadangan mata uang asing bersih bank sentralnya mencapai USD445 miliar. Arab Saudi memiliki USD135,9 miliar dalam bentuk surat utang AS, menempatkannya di peringkat ke-17 di antara para investor dalam obligasi AS.
(nng)
Lihat Juga :