Optimalkan Layanan ke PTBA, Titan Infra Energy Bangun Dermaga USD5 Juta

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:59 WIB
loading...
Optimalkan Layanan ke...
PT Titan Infra Energy membangun satu fasilitas baru yakni dermaga tiga untuk mengoptimalkan layanan jasa pengapalan dan pengiriman batubara PTBA. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - PT Titan Infra Energy membangun satu fasilitas baru yakni dermaga (jetty) tiga untuk mengoptimalkan layanan jasa pengapalan dan pengiriman batubara PT Bukit Asam (PTBA). Pembangunan dermaga ini sudah dimulai sejak November 2023 lalu.

"Dan akan terus kita tingkatkan ke depan produksi kita, yakni 20%," ujar Direktur Operasional Titan Infra Energy, Suryo Suwignjo saat diwawancarai, dikutip, Kamis (18/7/2024).

Baca Juga: Kapal Tongkang Pengangkut Batu Bara Tabrak Tiang Jembatan Ikon Kota Jambi hingga Patah

Dia menjeleskan, pembangunan dermaga tersebut sebagai komitmen kepada pelanggan khususnya PTBA dengan investasi kurang lebih USD5 juta, yang diharapkan dapat meningkatkan output perusahaan. Adapun jetty dibangun dengan sistem pengisian yang menggunakan teleschopic chute (belalai) untuk mengantisipasi berhamburnya batubara saat dimuat ke dalam tongkang.

Selain itu, rotating chute salah satu alat yang ikut membantu proses muat batubara ke tongkang di mana corong conveyer bisa berputar hingga 360 derajat dengan bantuan spray yang juga meminimalisir debu yang terbang saat proses pengisian. Untuk mengantisipasi benda-benda asing khususnya metal yang ikut terangkut, disiapkan alat secara otomatis yang bisa memisahkan logam yang terdeteksi.

"Tiap dermaga bisa memuat 3 tongkang per hari, dan nanti kita akan tingkatkan lagi menjadi 6 tongkang per hari," kata dia.

Pihaknya berkomitmen untuk membangun dermaga apabila nantinya PTBA menambah jumlah produksi. Terkait melantai di bursa, Suryo berharap pada 2025 atau awal tahun 2026 hal itu bisa terlaksana. "Mudah-mudahan bisa cepat terlaksana dengan hasil yang kita capai saat ini," ujarnya.

Sementara, terkait mengenai salah satu perusahaan di bawah Titan Group yakni PT Servo Lintas Raya, Suryo menjelaskan kondisi jalan khusus batu bara (hauling road) saat ini sangat baik karena hal tersebut berpengaruh dengan jumlah produksi. Kondisi jalan yang harus siap di segala cuaca dan pemeliharaan rutin yang berkala menjadi perhatian utama agar aset yang dimiliki bisa menghasilkan dan memberikan pelayanan yang maksimal dengan kapasitas 50 juta ton per tahun dan ini masih bisa bertahan dalam jangka waktu 10 tahun ke depan.

Baca Juga: APBI Soroti Dinamika dan Tantangan Masa Depan Industri Batu Bara

Seperti diketahui sebelumnya, untuk meningkatkan kapasitas angkutan dalam rangka mempercepat monetisasi cadangan batu bara dan langkah strategis untuk mendukung kinerja perusahaan, PTBA melakukan berbagai upaya yang salah satunya bekerja sama dengan PT Swarnadwipa Dermaga Jaya (SDJ), anak perusahaan Titan Group yang bergerak di bidang jasa pelabuhan muat batu bara.

Melalui kerja sama itu, SDJ akan menyediakan jasa logistik untuk pengangkutan batu bara dari pelabuhan muat Sungai Musi sampai ke mother vessel di Pelabuhan Tanjung Kampeh. Volume pengangkutan batu bara ditargetkan mencapai sekitar 25 juta ton pada tahun ini.

"Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan realisasi pengangkutan dan penjualan batu bara PTBA, sehingga secara langsung dapat memberikan nilai tambah kepada perusahaan," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
China Revisi Jumlah...
China Revisi Jumlah Korban Tewas Tragedi Tambang Batu Bara, dari 90 Jadi 82 Orang
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rekomendasi
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved