Bank Asal Korsel Ini Diyakini Tulari Ilmu Hadapi Krisis ke Bukopin, Percaya?
Senin, 24 Agustus 2020 - 12:12 WIB
loading...
Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - KB Kookmin Bank (KB) berambisi untuk menjadi pemegang saham pengendali tunggal dengan porsi kepemilikan 67% saham PT Bank Bukopin Tbk setelah mendapat persetujuan pemegang saham sesuai RUPS Luar Biasa (RUPSLB) yang bakal digelar 25 Agustus 2020. RUPSLB berencana memutuskan Kookmin Bank untuk mengeksekusi saham baru yang diterbitkan Bank Bukopin dalam aksi korporasi private placement non-preemptive.
Direktur Utama Bukopin Rivan A. Purwantono menyatakan, dengan suntikan modal yang telah diberikan lebih dari USD200 juta sesuai dengan non-preemptive private placement dan tambahan USD400 juta diharapkan dapat memperkuat likuiditas Bank Bukopin.
"KB yakin dapat membawa stabilitas yang sudah lama ditunggu Bank Bukopin. Bantuan likuiditas itu diharapkan dapat memperkuat fondasi Bank Bukopin untuk terus berkembang," kata Rivan di Jakarta Senin (24/8/2020). ( Baca juga:Wah, Dokumen Perjanjian Bisnis dan Notaris Bakal Kena Kutip Ceban )
Oleh karena itu, keputusan para pemegang saham dalam RUPSLB yang akan bakal diadakan besok harus berhasil disahkan dengan dukungan pemegang saham minoritas yang kuat.
Saat ini prospek pertumbuhan pasar perbankan di Indonesia berada pada posisi cukup sehat, walaupun secara industri terjadi penurunan kinerja. Bukopin sendiri pada kuartal pertama tahun ini tetap menjaga kinerja pada posisi positif, meski diterjang isu kurang sedap.
Direktur Utama Bukopin Rivan A. Purwantono menyatakan, dengan suntikan modal yang telah diberikan lebih dari USD200 juta sesuai dengan non-preemptive private placement dan tambahan USD400 juta diharapkan dapat memperkuat likuiditas Bank Bukopin.
"KB yakin dapat membawa stabilitas yang sudah lama ditunggu Bank Bukopin. Bantuan likuiditas itu diharapkan dapat memperkuat fondasi Bank Bukopin untuk terus berkembang," kata Rivan di Jakarta Senin (24/8/2020). ( Baca juga:Wah, Dokumen Perjanjian Bisnis dan Notaris Bakal Kena Kutip Ceban )
Oleh karena itu, keputusan para pemegang saham dalam RUPSLB yang akan bakal diadakan besok harus berhasil disahkan dengan dukungan pemegang saham minoritas yang kuat.
Saat ini prospek pertumbuhan pasar perbankan di Indonesia berada pada posisi cukup sehat, walaupun secara industri terjadi penurunan kinerja. Bukopin sendiri pada kuartal pertama tahun ini tetap menjaga kinerja pada posisi positif, meski diterjang isu kurang sedap.
Lihat Juga :