5 Negara Eropa yang Ketergantungan Gas Rusia, 2 diantaranya Anggota NATO
Kamis, 25 Juli 2024 - 13:25 WIB
loading...
A
A
A
Sejak invasi Rusia ke Ukraina, Bosnia and Herzegovina juga sering mendapat kritik dari negara-negara lain karena masih mengimpor gas dari Moskow. Polemik ini sejatinya telah memecah belah politisi dan masyarakat berdasarkan garis etnis.
Pada satu sisi, pemimpin politik Republika Srpska dan beberapa entitas lain ingin meningkatkan ketergantungan gas serta berupaya membangun jaringan pipa gas baru menuju Serbia. Di sisi lain, para pemimpin Federasi Bosnia & Herzegovina yang mayoritas penduduknya adalah etnis Bosnia dan Kroasia menginginkan koneksi ke jaringan pipa gas Kroasia agar nantinya dapat terhubung ke Barat.
2. Moldova
Berikutnya ada Moldova. Beberapa tahun lalu, negara ini secara eksklusif bergantung pada gas Rusia berdasarkan kesepakatan dengan perusahaan Gazprom.
Sama seperti Bosnia and Herzegovina, Moldova pada 2021 juga tercatat menerima 100% gas dari Rusia. Bedanya, hal ini mulai berubah setelah Moskow melakukan invasi ke Ukraina pada Februari 2022 lalu.
Perlahan, Moldova mulai meningkatkan upaya untuk mendiversifikasi sumber gasnya. Saat ini, mereka mengimpor gas melalui Rumania.
Pada langkahnya, Moldova juga membangun interkoneksi listrik ke Rumania. Negara lain seperti Norwegia bahkan memberikan dukungan keuangan senilai miliaran dolar untuk bantuan gas tersebut.
Baca Juga : Gas Rusia ke China Mengalir Deras lewat Pipa Raksasa Berjuluk Power of Siberia
3. Makedonia Utara
Makedonia Utara menjadi negara ketiga yang punya pangsa pasokan gas Rusia sebesar 100% pada 2021. Hal ini membuatnya sangat bergantung dengan gas Rusia.
Bersama negara seperti Bosnia Herzegovina, Yunani, Hungaria, dan Serbia, Makedonia Utara biasa menerima gas Rusia dari Bulgaria. Namun, pasokan di Bulgaria sudah macet sejak April 2022 karena negara itu menolak membayarnya dengan Rubel.
Pada satu sisi, pemimpin politik Republika Srpska dan beberapa entitas lain ingin meningkatkan ketergantungan gas serta berupaya membangun jaringan pipa gas baru menuju Serbia. Di sisi lain, para pemimpin Federasi Bosnia & Herzegovina yang mayoritas penduduknya adalah etnis Bosnia dan Kroasia menginginkan koneksi ke jaringan pipa gas Kroasia agar nantinya dapat terhubung ke Barat.
2. Moldova
Berikutnya ada Moldova. Beberapa tahun lalu, negara ini secara eksklusif bergantung pada gas Rusia berdasarkan kesepakatan dengan perusahaan Gazprom.
Sama seperti Bosnia and Herzegovina, Moldova pada 2021 juga tercatat menerima 100% gas dari Rusia. Bedanya, hal ini mulai berubah setelah Moskow melakukan invasi ke Ukraina pada Februari 2022 lalu.
Perlahan, Moldova mulai meningkatkan upaya untuk mendiversifikasi sumber gasnya. Saat ini, mereka mengimpor gas melalui Rumania.
Pada langkahnya, Moldova juga membangun interkoneksi listrik ke Rumania. Negara lain seperti Norwegia bahkan memberikan dukungan keuangan senilai miliaran dolar untuk bantuan gas tersebut.
Baca Juga : Gas Rusia ke China Mengalir Deras lewat Pipa Raksasa Berjuluk Power of Siberia
3. Makedonia Utara
Makedonia Utara menjadi negara ketiga yang punya pangsa pasokan gas Rusia sebesar 100% pada 2021. Hal ini membuatnya sangat bergantung dengan gas Rusia.
Bersama negara seperti Bosnia Herzegovina, Yunani, Hungaria, dan Serbia, Makedonia Utara biasa menerima gas Rusia dari Bulgaria. Namun, pasokan di Bulgaria sudah macet sejak April 2022 karena negara itu menolak membayarnya dengan Rubel.
Lihat Juga :