alexametrics

Laba Phapros Tumbuh 27% di Semester I-2019

loading...
Laba Phapros Tumbuh 27% di Semester I-2019
Direktur Utama PT Phapros Tbk, Barokah Sri Utami (kanan). Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - PT Phapros Tbk (PEHA) yang merupakan anak usaha dari PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menunjukkan pertumbuhan kinerja ciamik pada semester I-2019. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, perusahaan farmasi nasional ini mencatatkan EBITDA dengan pertumbuhan diatas 25% dari periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama PT Phapros Tbk, Barokah Sri Utami, mengatakan pertumbuhan laba bersih tersebut sejalan dengan peningkatan penjualan. "Selama periode Januari sampai Juni, penjualan kami meningkat diatas 35%," ujar Emmy, panggilan akrabnya kepada SINDOnews, Senin (22/7/2019).

Pertumbuhan penjualan tersebut terjadi di semua portofolio produk obat Phapros, baik obat jual bebas (OTC), obat generik, maupun etikal. "Pertumbuhan penjualan terbesar ada pada produk obat generik berlogo (OGB) sebesar 45% dibandingkan periode yang sama tahun lalu," sambung Emmy.



Emmy menambahkan hingga Desember 2019 nanti, Phapros menargetkan pertumbuhan dobel digit. Adapun aksi korporasi yang akan dilakukan untuk mengejar target tahun ini, selain menggenjot penjualan di segmen etikal dan obat jual bebas (OTC) adalah dengan memanfaatkan jalur multi-distribusi dengan PT Rajawali Nusindo dan PT Kimia Farma Trading & Distribution, serta bekerja sama dengan jaringan Kimia Farma Apotek agar product availability tetap terjaga.

Phapros juga kian gencar melakukan ekspansi bisnis, dan salah satu yang sedang dikembangkan adalah produk biologi (stem cell). Dalam pengembangannya, Phapros menggandeng pusat pengembangan dan penelitian stem cell Universitas Airlangga untuk mengembangkan serum anti penuaan dini (anti-aging) berbahan dasar biologi atau non-kimia. Kerja sama yang dilakukan dengan Universitas Airlangga ini juga merupakan bentuk dukungan Phapros terhadap hilirisasi riset.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak