Parah! Trump Stop Pemberian BLT 30 Juta Pengangguran di AS

Senin, 24 Agustus 2020 - 15:55 WIB
loading...
A A A
Terkait kelanjutan bansos corona di AS masih di bahas di parlemen AS. Meskipun diketahui Parta Demokrat berbeda pendapat dengan Partai Republik. Disisi pekerjaan yang ditambahkan pada bulan Juli antara lain rekreasi dan perhotelan, pemerintahan, perdagangan eceran, profesional dan layanan bisnis, layanan lain dan perawatan kesehatan.

Adapun sektor tersebut menambah sekitar 592.000 pekerja. Sementara itu, industri makanan dan minuman juga meningkat, menjadi 502.000. Namun, meskipun ada kenaikan selama tiga bulan terakhir, pekerjaan secara keseluruhan di sektor itu turun 2,6 juta sejak Februari.

Baca Juga: Ditanya 'Terobosan Besar Virus Corona', Trump Kabur Tinggalkan Wartawan

Industri jasa sangat terpukul selama pandemi, dengan sebagian besar orang Amerika diberitahu untuk tetap di dalam dan banyak restoran, bar, dan kafe tutup pada bulan Maret. Adapun orang kulit hitam menghadapi tingkat pengangguran tertinggi di bulan Juli, sebesar 14,6%, dengan orang Hispanik di belakangnya sebesar 12,9%, data pemerintah menunjukkan. Sementara orang Asia memiliki tingkat pengangguran 12%, sedangkan orang kulit putih memiliki angka terendah yaitu 9.2%.

Berdasarkan usia, remaja memiliki tingkat tertinggi, 19,3%, perempuan dewasa mencatat tingkat pengangguran 10,5% dan laki-laki dewasa 9,4%. Tingkat pengangguran mencapai puncaknya pada 14,7% pada bulan April, tidak terlalu lama setelah rekor terendah dalam sejarah 3,5% dilaporkan pada bulan Februari.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Rekomendasi
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved