Terancam Krisis Bahan Bakar, Negara UE Ini Coba Pulihan Pasokan Minyak Rusia

Minggu, 28 Juli 2024 - 15:52 WIB
loading...
A A A
Di sisi lain Pembantu presiden Ukraina, Mykhailo Podolyak menolak tuduhan Budapest, dengan mengatakan bahwa keputusan Ukraina untuk menangguhkan transit minyak Rusia ke Hongaria dan Slovakia tidak ada hubungannya dengan pemerasan.

Gulyas mengatakan, Budapest juga mencari solusi. "Salah satunya adalah Ukraina mengakui bahwa mereka tidak dapat melakukan ini ke dua negara Uni Eropa," katanya.

"Yang lain adalah bahwa Komisi Eropa membantu kami, dan yang ketiga adalah bahwa kami menemukan celah hukum yang memungkinkan minyak ditransfer oleh seseorang yang tidak terpengaruh oleh sanksi," ucapnya.

Tamas Pletser, seorang analis minyak dan gas di Erste Group Bank di Budapest, mengatakan kekurangan bahan bakar dalam jumlah besar, tidak mungkin terjadi usai musim panas. Akan tetapi Ia mengakui, bahwa pasokan Lukoil bukan "tidak tergantikan tetapi masih menyakitkan untuk kehilangan."

Sebagai informasi Uni Eropa menjatuhkan sanksi terhadap minyak Rusia pada tahun 2022 meskipun Slovakia, Hongaria, dan Republik Ceko memperoleh pengecualian karena ketergantungan mereka pada minyak Rusia. Kilang Ceko, yang dimiliki oleh Orlen Polandia, tidak menerima pasokan dari Lukoil sehingga tidak terkena dampak langsung dari perselisihan tersebut.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Rekomendasi
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Inggris Dihantam Isu...
Inggris Dihantam Isu Keributan di Kamar Ganti, Harry Kane Semprot Media
FIP Bronze Banten 2026...
FIP Bronze Banten 2026 Hadirkan Persaingan Atlet Padel dari 30 Negara
Berita Terkini
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Infografis
Setelah Ukraina, Negara...
Setelah Ukraina, Negara NATO Ini Jadi Target Rusia Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved