Jaga Cash Flow Perusahaan, Saatnya Harga BBM Non Subsidi Disesuaikan
Minggu, 28 Juli 2024 - 11:22 WIB
loading...
PT Pertamina diyakini sudah saatnya menyesuaikan harga BBM non subsidi, seperti Pertamax seri, demi menjaga cash flow perusahaan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina diyakini sudah saatnya menyesuaikan harga BBM non subsidi, seperti Pertamax seri. Diketahui BUMN tersebut mempertahankan harga Pertamax Cs sejak Maret 2024, meski minyak dunia saat itu melonjak pesat.
Baca Juga: Pertamina Beberkan Alasan Tahan Harga BBM Non Subsidi di April 2024
Ekonom Ryan Kiryanto menerangkan, penyesuaian harga BBM non subsidi bakal menjaga cash flow perusahaan. Sebagai informasi, saat SPBU swasta sudah menyesuaikan harga BBM, hanya Pertamina yang masih mempertahankan harga.
“Setuju, tidak masalah kalau saat ini harga BBM non subsidi harus dinaikkan. Penyesuaikan tersebut akan menjaga casf flow perusahaan, menjaga kondisi keuangan pertamina, sekaligus untuk kesinambungan suplai ke depan,” kata Ryan kepada media hari ini.
Baca Juga: Tidak Naik, Harga BBM Pertamina Tetap per Maret 2024
Ekonom senior Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) itu menambahkan, bahwa evaluasi terhadap penyesuaian harga BBM non subsidi Pertamina memang harus dilakukan. Pasalnya, selama empat bulan tidak menaikkan harga, tentu berpengaruh terhadap kondisi finansial BUMN energi tersebut. Terlebih harga minyak dunia juga berfluktuasi dan bahkan sempat melejit sejak Maret 2024.
“Makanya kalau saat ini harga BBM non subsidi dinaikkan, hitung-hitungannya mungkin sebagai ‘kompensasi. Yakni karena selama beberapa bulan harga BBM non subsidi tidak disesuaikan, padahal di sisi lain harga minyak dunia ketika itu sedang naik,” jelas Ryan.
Baca Juga: Pertamina Beberkan Alasan Tahan Harga BBM Non Subsidi di April 2024
Ekonom Ryan Kiryanto menerangkan, penyesuaian harga BBM non subsidi bakal menjaga cash flow perusahaan. Sebagai informasi, saat SPBU swasta sudah menyesuaikan harga BBM, hanya Pertamina yang masih mempertahankan harga.
“Setuju, tidak masalah kalau saat ini harga BBM non subsidi harus dinaikkan. Penyesuaikan tersebut akan menjaga casf flow perusahaan, menjaga kondisi keuangan pertamina, sekaligus untuk kesinambungan suplai ke depan,” kata Ryan kepada media hari ini.
Baca Juga: Tidak Naik, Harga BBM Pertamina Tetap per Maret 2024
Ekonom senior Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) itu menambahkan, bahwa evaluasi terhadap penyesuaian harga BBM non subsidi Pertamina memang harus dilakukan. Pasalnya, selama empat bulan tidak menaikkan harga, tentu berpengaruh terhadap kondisi finansial BUMN energi tersebut. Terlebih harga minyak dunia juga berfluktuasi dan bahkan sempat melejit sejak Maret 2024.
“Makanya kalau saat ini harga BBM non subsidi dinaikkan, hitung-hitungannya mungkin sebagai ‘kompensasi. Yakni karena selama beberapa bulan harga BBM non subsidi tidak disesuaikan, padahal di sisi lain harga minyak dunia ketika itu sedang naik,” jelas Ryan.
Lihat Juga :