Program Cofiring PLTU PLN IP Gerakkan Ekonomi Masyarakat Sekitar
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 21:43 WIB
loading...
PLTU Bengkayang menjalankan program cofiring sebesar 10 persen dari total energi primer yang digunakan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Program cofiring PLTU PLN Indonesia Power (PLN IP) memberikan dampak positif bagi pengembangan perekonomian korporasi maupun masyarakat sekitar. PLN IP melalui salah satu Unitnya, Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Singkawang yang menjadikan biomassa dari limbah serbuk gergaji atau sawdust sebagai campuran energi primer di PLTU Bengkayang, Kalimantan Barat.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan biomassa sawdust menjadi salah satu pilihan untuk dijadikan energi primer untuk menggantikan peran batubara, aksi ini merupakan bentuk komitmen PLN grup dalam upaya transisi energi di Tanah Air serta mendukung percepatan menuju Net Zero Emision tahun 2060.
Cofiring Biomass ini juga merupakan salah satu green booster dalam program akselerasi peningkatan bauran energi terbarukan Tanah Air.
"Penggunaan biomassa pada PLTU Bengkayang akan menurunkan emisi yang berasal dari sektor kelistrikan, hal ini merupakan dukungan PLN IP sebagai Subholding PLN kepada Pemerintah untuk mencapai NZE pada tahun 2060," kata Edwin dalam pernyataannya, dikutip Jumat (2/8/2024).
Baca Juga: PLN IP Sulap Tandan Kosong Sawit untuk Cofiring PLTU Sintang
Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan biomassa sawdust menjadi salah satu pilihan untuk dijadikan energi primer untuk menggantikan peran batubara, aksi ini merupakan bentuk komitmen PLN grup dalam upaya transisi energi di Tanah Air serta mendukung percepatan menuju Net Zero Emision tahun 2060.
Cofiring Biomass ini juga merupakan salah satu green booster dalam program akselerasi peningkatan bauran energi terbarukan Tanah Air.
"Penggunaan biomassa pada PLTU Bengkayang akan menurunkan emisi yang berasal dari sektor kelistrikan, hal ini merupakan dukungan PLN IP sebagai Subholding PLN kepada Pemerintah untuk mencapai NZE pada tahun 2060," kata Edwin dalam pernyataannya, dikutip Jumat (2/8/2024).
Baca Juga: PLN IP Sulap Tandan Kosong Sawit untuk Cofiring PLTU Sintang
Lihat Juga :