Proyek Molor Infrastruktur Dasar IKN Jadi Warisan ke Prabowo-Gibran
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 22:39 WIB
loading...
Plt. Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menitipkan, sejumlah pembangunan infrastruktur dasar IKN yang molor dari target kepada pemerintahan selanjutnya Prabowo-Gibran. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Plt. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono menitipkan sejumlah pembangunan infrastruktur dasar IKN kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka .
Baca Juga: Bandara VVIP IKN Batal Digunakan 17 Agustus, Ini Alasannya
Basuki menjelaskan, hal ini karena beberapa infrastruktur dasar belum bisa terbangun hingga Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) rampung pada Oktober 2024 mendatang. Infrastruktur tersebut misalnya sektor jalan, air minum, hingga hunian bagi PNS yang akan pindah ke IKN.
"Ini baru di KIPP 1A, yang 1B dan 1C belum lengkap, jalan, air minum, menurut saya harus dilanjutkan," ujar Basuki di Kantornya, Jumat (2/8/2024).
Terkait hunian, Basuki mengatakan, kedepan memang masih banyak memerlukan tambahan untuk mengakomodir PNS yang akan dipindahtugaskan ke Ibukota baru tersebut. Mengingat ada perubahan skema kepemilikan hunian bagi PNS yanh bertugas ke IKN.
"Masih terus kita bangun hunian ASN, karena yang akan pindah masih banyak lagi," tambah Basuki.
Baca Juga: Pembiayaan IKN dari APBN Tersisa Rp10 Triliun, Investor Asing Belum Juga Masuk
Baca Juga: Bandara VVIP IKN Batal Digunakan 17 Agustus, Ini Alasannya
Basuki menjelaskan, hal ini karena beberapa infrastruktur dasar belum bisa terbangun hingga Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) rampung pada Oktober 2024 mendatang. Infrastruktur tersebut misalnya sektor jalan, air minum, hingga hunian bagi PNS yang akan pindah ke IKN.
"Ini baru di KIPP 1A, yang 1B dan 1C belum lengkap, jalan, air minum, menurut saya harus dilanjutkan," ujar Basuki di Kantornya, Jumat (2/8/2024).
Terkait hunian, Basuki mengatakan, kedepan memang masih banyak memerlukan tambahan untuk mengakomodir PNS yang akan dipindahtugaskan ke Ibukota baru tersebut. Mengingat ada perubahan skema kepemilikan hunian bagi PNS yanh bertugas ke IKN.
"Masih terus kita bangun hunian ASN, karena yang akan pindah masih banyak lagi," tambah Basuki.
Baca Juga: Pembiayaan IKN dari APBN Tersisa Rp10 Triliun, Investor Asing Belum Juga Masuk
Lihat Juga :