Seminar Konstruksi KAMAJAYA, Soroti Optimalisasi Pengoperasian Infrastruktur

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:41 WIB
loading...
Seminar Konstruksi KAMAJAYA,...
KAMAJAYA menggelar seminar nasional yang bertajuk Beyond Construction in Indonesia (Operation and Maintaining Infrastructure in Ibu Kota Nusantara) di Kampus Universitas Atma Jaya, Yogyakarta, Jumat (20/2/2026). Foto/Dok. SindoNews
A A A
YOGYAKARTA - Keluarga Alumni Universitas Atma Jaya Yogyakarta (KAMAJAYA) menggelar seminar nasional yang bertajuk Beyond Construction in Indonesia (Operation and Maintaining Infrastructure in Ibu Kota Nusantara). Seminar ini penting karena selama ini para engineer baik di Indonesia maupun mancanegara, hanya berpaku pada konsep design and construction atau perencanaan desain dan pelaksanaan.

Begitu infrastruktur selesai, tidak pernah ada satu pendekatan profesional terkait pengoptimalan dan pengoperasian secara optimal fungsi layanan utilitas dari infrastruktur tersebut. "Sebetulnya infrastruktur atau pun bangunan gedung maupun bangunan fisik itu baru muncul fungsi secara optimalnya setelah dia masuk pada fase layanan operation and maintaining," kata Ketua Umum Pengurus Pusat KAMAJAYA Desiderius Viby Indrayana dalam sambutannya, Jumat (20/2/2026). Baca juga: Finlandia-Uni Eropa Digandeng Bangun Pondasi Smart City di IKN, Begini Konsepnya

Ketua Umum Perkumpulan Tenaga Ahli dan Terampil Konstruksi Indonesia (GATAKI) ini menerangkan, pada masa design atau perencanaan dan juga pembangunan, sebetulnya sebuah infrastruktur belum mampu memberikan fungsi layanan secara optimal. Oleh sebab itu, operation and maintaining merupakan fase yang paling critical. Karena disitu nilai keandalan dan juga pemahaman tentang teknis di uji.

Menurut dia, Indonesia terkenal dengan kemampuan membangun struktur-struktur yang luar biasa, baik itu mega structure maupun struktur-struktur yang sifatnya unik spesifik. Namun, para insinyur Indonesia masih perlu diuji, bukan soal perencanaan pembangunan, tetapi pengoperasian, pemeliharaan terhadap infrastruktur yang sudah dibangun. "Sehingga infrastruktur mampu memberikan layanan hingga masa yang sesuai dengan rencananya," tuturnya.

Lebih lanjut, Viby menyoroti keberadaan IKN Nusantara yang merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. "IKN Nusantara boleh dibilang sebagai laboratorium hidup untuk dapat mengimplementasikan seluruh ilmu-ilmu terbaru dari konstruksi tidak hanya pada paparan design dan pembangunannya namun juga pengelolaannya," tukasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Rekomendasi
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Ditipu Teman Sendiri,...
Ditipu Teman Sendiri, Tantri Kotak Ungkap Tabungan Pendidikan Anak Ikut Raib
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
Berita Terkini
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved