alexametrics

PLN Akan Berikan Kompensasi Bagi Pelanggan yang Terkena Pemadaman

loading...
PLN Akan Berikan Kompensasi Bagi Pelanggan yang Terkena Pemadaman
Petugas melakukan pengecekan rutin di area Unit Pembangkitan Muara Karang (UP MKR). Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A+ A-
JAKARTA - PT PLN (Persero) berkomitmen untuk memberikan kompensasi bagi para pelanggannya yang terkena pemadaman listrik di sejumlah wilayah. Kompensasi ini sesuai deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) dengan Indikator Lama Gangguan.

Kompensasi akan diberikan sebesar 35% dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment, dan sebesar 20% dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesesuaian tarif tenaga listrik (non adjustment). Penerapan ini diberlakukan untuk rekening bulan berikutnya.

Khusus untuk prabayar, pengurangan tagihan disetarakan dengan pengurangan tagihan untuk tarif listrik reguler. Pemberian kompensasi akan diberikan pada saat pelanggan memberi token berikutnya (prabayar).



Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, saat ini PLN sedang menghitung besaran kompensasi yang akan diberikan kepada konsumen.

"Kami mohon maaf untuk pemadaman yang terjadi. Selain proses penormalan sistem, kami juga sedang menghitung kompensasi bagi para konsumen. Besaran kompensasi yang diterima dapat dilihat pada tagihan rekening atau bukti pembelian token untuk konsumen prabayar," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Khusus untuk pelanggan premium, ungkap Inten, PLN akan memberikan kompensasi sesuai Service level Agreement (SLA) yang telah ditandatangani bersama.

Dia menambahkan, saat ini PLN sesuai arahan presiden Joko Widodo, akan berupaya maksimal untuk segera menormalkan aliran listrik kepada para pelanggan.

"Kami bekerja semaksimal mungkin penormalan seluruh pembangkit dan transmisi yang mengalami gangguan. Saat ini sejumlah pembangkit listrik sudah mulai masuk sistem mencapai 9.194 MW," tuturnya.

Hingga pukul 12.00 WIB, pembangkit yang sudah menyala adalah PLTU Suralaya 3 dan 8, Pembangkit Priok Blok 1-4, Pembangkit Cilegon, Pembangkit Muara Karang, PLTP Salak, PLTA Saguling, PLTA Cirata, Pembangkit Muara Tawar.

Selain itu adalah Pembangkit Indramayu, Pembangkit Cikarang, PLTA Jatiluhur, PLTP Jabar, serta total 23 Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) telah beroperasi.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak